Infomalukunews.com, Ambon, — Anggota Komisi III DPR RI, Mercy
Chriesty Barends merasa lucu kala kepolisian Polda Maluku menangani kasus bentrok antar warga di Maluku yang diklaim sering kali terjadi.
Ia lantas mempertanyakan kinerja anggota intelijen alias intel Polda Maluku.
“Tapi yang lucunya kepolisian menangani yang sudah terjadi, intelnya dimana?,”ujarnya di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama komisi III, Senin (26/1).
Jika konflik sosial yang ditangani Polda Maluku yang sudah terjadi lalu bagaimana dengan cara pencegahan yang diklaim sebagai upaya proaktif untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi perselisihan sebelum membesar.
“Bagaimana dengan pencegahannya,”ucapnya.
Mercy berkata berdasarkan data konflik sosial yang tertangani Polda Maluku sepanjang tahun 2024-2025. Untuk 2024, total ada sekitar 185 kasus. Sementara untuk tahun 2025 total ada 90 kasus.
Ia bilang masyarakat Maluku sudah kenyang dengan kasus-kasus kekerasan hingga mengakibatkan tempat tinggal penduduk dan ladang warga hangus terbakar imbas akibat konflik di Maluku yang tak kunjung tuntas.
“Kami sudah kenyang pak Kapolri dengan kasus-kasus kekerasan, rumah dibakar dan ladang dibakar,”kata Mercy saat rapat komisi III bersama Kapolri, Senin (26/1)..(IM-03)







