Mengklarifikasi Tuduhan Penganiayaan Siswa Oleh Kepala Sekolah SMKN 2 Buru Selatan.

- Publisher

Sunday, 4 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM — Bursel.’ — Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Maluku, diduga menampar tiga orang siswanya, namun masalah tersebut sengaja di pelintir oleh oknum – okum yang tidak bertanggung jawab. Dan memvonis kepala sekolah telah melakukan tindakan pemukulan terhadap siswa atas nama Adam Souwakil hingga pingsan dan pengliahatan buram.

Kronologi masalah yang terjadi sebenarnya berawal saat tepat hari senin tanggal 29 Agustus pagi Kepala Sekolah (SS) mengintruksikan untuk seluruh siswa di saat apel di perintahkan untuk pulang dan mengganti pakain untuk pembersihan sekolah sebab ada info fisitasi tim akreditasi yang mau datang lalu seluruh siswa mematuhi arahan dan setelah seluruh siswa apel kembali terkecuali 3 siswa termasuk korban(adam souwakil), ungkap salah satu Guru SMKN 2, Wiwin Fatsey kepada InfoMaluku.news, Minggu (4/9/2022).

Mereka bertiga tidak pada posis apel, namun berada pada emperan kelas dan kemudian di panggil oleh guru honorer atas nama Abdussalam Souwakil namun di acuh selama 3 kali dan kemudian kepala sekolah sendiri berdiri dan memanggil 3 siswa tersebut untuk menghadap langsung kepada kepala sekolah di dalam ruangan kepala sekolah yang di anggap 3 orang siswa ini bandel dan tidak disiplin terhadap perintah kepala sekolah, ujarnya.

Sehingga kepala sekolah kemudian memberikan nasehat kepada 3 orang siswa tersebut dengan sebatas menampar sebagai bentuk pangajaran kepada siswa, dan tamparan itu motifnya adalah pengajaran agar kesalahan yang di lakukan oleh ke 3 siswa bersangkutan tidak di ulang kembali. Tamparan itu tidak hanya kepada Adam Souwakil, namun pengajaran dalam bentuk tamparan itu berlaku bagi ke 3 orang siswa tersebut . Hanya 1 kali tamparan saja sebagai bentuk pengajaran kepada siswa tersebut, jelas Wiwin Fatsey.

Wiwin katakan, apa yg di bilang pihak kakanya korban bahwa matanya sampai buram dan pingsan akibat di pukul oleh kepala sekolah itu tidak benar sebab saat pulang dia sempat berkomunikasi dengan teman – teman dan kakanya lewat media sosial yang menggunakan HP yang radiasi yang tidak baik untuk mata.

Jadi itu tidak benar sebab di kantor korban juga sempat menjelaskan kepada beberapa dewan guru bahwa korban pernah jatuh dari pohon pala jadi saat keadaan dia marah atau sakit sedikit maka berpengaruh pada matanya jelas korban kepada beberapa dewan guru di dalam ruangan.

Oleh sebab itu, kami ingin tegaskan kembali bahwa laporan yang di anggap terjadi tindakan pemukulan yang di sampaikan di beberapa media itu tidak benar sekali karena kami guru menjadi saksi kejadian, bahkan setelah korban selesai visum juga hasilnya beberapa titik yang di laporkan adanya terjadi kekerasan itu terbukti normal semuanya. Oleh karena itu, tuduhan yang di lemparkan kepada kepala sekolah sangat tidak benar, ucap Wiwin Fatsey.(iM03)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 411 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru