Warga Manipa Murka, Janji PLN Maluku Hadirkan Listrik Andal Dinilai Omong Kosong

- Publisher

Friday, 5 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, SBB – Masyarakat Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, kembali menagih komitmen dan janji PT PLN (Persero) Wilayah Maluku-Malut untuk menghadirkan layanan listrik yang stabil, berkualitas, dan bebas dari gangguan berkepanjangan.

Wandri Makasar kepada media ini jumat, (5/6/2026) Menegaskan Keluhan warga muncul setelah dalam beberapa tahun terakhir masih terjadi gangguan teknis yang menyebabkan pemadaman listrik berulang di sejumlah desa di wilayah kepulauan Kecamatan Manipa.

Warga menilai kehadiran listrik 24 jam yang pernah diresmikan sebagai bagian dari program peningkatan pelayanan kelistrikan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) harus dibarengi dengan kualitas pelayanan yang memadai, bukan hanya janji omong kosong buat masyarakat Manipa.

Pada tahun 2023, PLN secara resmi menghadirkan layanan listrik 24 jam di Pulau Manipa sebagai salah satu bentuk pemerataan pembangunan energi di Maluku.

Namun demikian, masyarakat mengaku masih sering mengalami gangguan pasokan listrik yang berdampak pada aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Yang kami butuhkan bukan hanya listrik menyala 24 jam, tetapi juga jaminan keandalan jaringan sehingga masyarakat tidak terus-menerus menghadapi pemadaman akibat gangguan teknis,” ujar Wandri

Desakan masyarakat semakin menguat karena PLN sebelumnya menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di Manipa telah dalam kondisi aman dan normal setelah berbagai perbaikan dilakukan.

Pada Maret 2025, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara menyatakan telah bergerak cepat memperbaiki gangguan jaringan dan memastikan pasokan listrik di Manipa kembali normal.

Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, serta PLN Wilayah Maluku dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi kelistrikan di Kepulauan Manipa. Selain perbaikan jaringan, warga juga meminta adanya peningkatan kapasitas pembangkit, penguatan sistem distribusi, serta penempatan personel teknis yang memadai untuk menangani gangguan secara cepat.

Tokoh pemuda dan masyarakat setempat menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat kepulauan.

Karena itu, mereka meminta PLN tidak hanya fokus pada program peresmian layanan, tetapi juga memastikan keberlanjutan dan keandalan pelayanan dalam jangka panjang.

“Masyarakat Manipa hanya meminta agar janji pelayanan listrik yang andal benar-benar diwujudkan. Jangan sampai masyarakat di daerah kepulauan terus menjadi korban akibat gangguan yang berulang setiap tahun,” tegas Wandri

Kini masyarakat menunggu langkah konkret dari PLN Wilayah Maluku untuk menjawab harapan warga, sekaligus membuktikan komitmen negara dalam menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok Kecamatan Kepulauan Manipa.(IM-03)

Berita Terkait

Tiga Tokoh Demokrat Maluku Siap Rebut Ketua, Siapa yang Direstui AHY?
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan
Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar
Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan
Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan
Wali Kota Bodewin Ajak Pelajar Ambon Rajin Menabung Sejak Dini
Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 23:08 WIT

Tiga Tokoh Demokrat Maluku Siap Rebut Ketua, Siapa yang Direstui AHY?

Thursday, 27 August 2026 - 22:42 WIT

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan

Thursday, 27 August 2026 - 15:39 WIT

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar

Thursday, 27 August 2026 - 15:35 WIT

Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan

Thursday, 27 August 2026 - 14:07 WIT

Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Berita Terbaru