Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina

- Publisher

Tuesday, 21 May 2024 - 16:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com,JAKARTA, – Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Ito Sumardi turut menyoroti perkembangan kasus pembunuhan pasangan kekasih Vina dan Eki yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 silam.

Dia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu dan menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kasus tersebut kepada Polda Jawa Barat. “Saya kira kita perlu menunggu proses penyidikan, sambil menunggu kita harus menghindari sangkaaan kepada orang yang tidak didukung dengan buki yang cukup. Karena ini memiliki konsekuensi hukum,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/5/2024).

Di sisi lain, Ito mengatakan Mabes Polri atau dalam kasus ini Bareskrim juga telah ikut memberikan bantuan berupa asistensi kepada penyidik Polda Jawa Barat. Kendati demikian, Ito mengakui pengungkapan kasus Vina menjadi tantangan tersendiri bagi penyidik.

Pasalnya, kata dia, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Agustus 2016 atau sekitar 8 tahun yang lalu. Sehingga, menurutnya diperlukan ketelitian untuk menelusuri kembali kasus tersebut.

“Tentunya Polda harus meruntut dari kejadian 8 tahun yang lalu yang memang tidak mudah. Karena penyidiknya sudah pindah, pimpinan yang sudah pindah, dan juga banyak faktor yang bisa terjadi distorsi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ito mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan menimbulkan pelbagai spekulasi di media sosial dan menunggu informasi resmi dari aparat yang berwenang.

“Kalau kita mengatakan seolah-olah orang itu terlibat tapi belum didukung oleh bukti-bukti tentunya ada konsekuensi hukum,” tuturnya.(IM-03)

Berita Terkait

Pj. Bupati Jais Ely: Miniatur Pemimpin Masa Depan Kabupaten SBB
Kick Off Gernas BBI BBWI 2024 “Maluku Mendunia”, Sadali : Tingkatkan Kemampuan Produksi UMKM
Dua Tahun Polda Maluku berhasil ungkap kasus 39 kasus korupsi kerugian capai RP 33 M.
DPW IKAPPI Provinsi Maluku Berbagi Hewan Kurban Kepada Pedagang Pasar Gambus Kota.
Pelayanan SKCK Online, Sistem Pelayanan Terintegrasi, Hindari Pungli dan Hemat Waktu 
Menilik Heroisme Gerakan Kaum Perempuan Indonesia Dulu dan Sekarang
Sekda SBB terima Piagam Penghargaan Lomba Pangan Aman Regional Wilayah Timur Oleh BPOM RI
Proyek Preservasi Jalan Namlea, Samalagi, Air Buaya dan Teluk Bara Bermasalah
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 22 June 2024 - 11:30 WIT

Pj. Bupati Jais Ely: Miniatur Pemimpin Masa Depan Kabupaten SBB

Friday, 21 June 2024 - 21:02 WIT

Kick Off Gernas BBI BBWI 2024 “Maluku Mendunia”, Sadali : Tingkatkan Kemampuan Produksi UMKM

Friday, 21 June 2024 - 19:57 WIT

Dua Tahun Polda Maluku berhasil ungkap kasus 39 kasus korupsi kerugian capai RP 33 M.

Friday, 21 June 2024 - 19:08 WIT

DPW IKAPPI Provinsi Maluku Berbagi Hewan Kurban Kepada Pedagang Pasar Gambus Kota.

Friday, 21 June 2024 - 17:55 WIT

Pelayanan SKCK Online, Sistem Pelayanan Terintegrasi, Hindari Pungli dan Hemat Waktu 

Friday, 21 June 2024 - 15:50 WIT

Sekda SBB terima Piagam Penghargaan Lomba Pangan Aman Regional Wilayah Timur Oleh BPOM RI

Friday, 21 June 2024 - 15:47 WIT

Proyek Preservasi Jalan Namlea, Samalagi, Air Buaya dan Teluk Bara Bermasalah

Friday, 21 June 2024 - 06:44 WIT

Pimpin Sertijab Kapolsek Kairatu Timur, Ini Pesan Kapolres

Berita Terbaru

Headline

Pj. Bupati Jais Ely: Miniatur Pemimpin Masa Depan Kabupaten SBB

Saturday, 22 Jun 2024 - 11:30 WIT