INFOMALUKUNEWS.COM, Ambon–Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Ambon, Dwi Putra Abriyanto, menanggapi pemberitaan terkait Manajer Telkomsel Dobo Kabupaten Aru Inisial LR, yang dikecam oleh salah seorang pemuda di Kabupaten Kepulauan Aru.
Pasalnya, Inisial LR yang disebutkan dalam pemberitaan adalah manajer dari salah satu mitra Distribusi Telkomsel yang bukan merupakan bagian dari manajemen Telkomsel. Dengan demikian, informasi yang menyebutkan bahwa yang bersangkutan adalah “Manajer Telkomsel Dobo” tidak tepat.
“Seluruh pernyataan dan tindakan individu tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mencerminkan pandangan, nilai, atau kebijakan Telkomsel sebagai korporasi,” kata Dwi Putra Abriyanto dalam rilisnya yang di terima Media ini. Selasa 18/12/24.
Lanjut dia, telkomsel selalu menjunjung tinggi nilai-nilai etika kerja, menghormati masyarakat setempat, serta berkomitmen untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh komunitas di wilayah operasional kami.
“Kami berharap seluruh mitra kami dapat menjunjung standar yang sama dalam menjaga etika kerja, komunikasi, dan pelayanan,” harapnya
Bahkan kata dia, telkomsel tetap berkomitmen untuk mendampingi masyarakat melalui pelayanan terbaik yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan dan kemajuan bersama.
“Kami juga secara aktif terus memberikan pembinaan kepada mitra agar senantiasa selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh Telkomse,” ungkap Abriyanto
Selaku Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Ambon, Dwi Putra Abriyanto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kepulauan Aru.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kepulauan Aru atas ketidaknyamanan yang timbul dan akan memastikan langkah-langkah perbaikan diambil agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pemberitaan tersebut di Media Online Infomalukunews.com berjudul “Sebut “Kepulauan Aru Kotor” Seorang Manajer Telkomsel Dikecam Pemuda Setempat”
Hal itu disampaikan salah satu pemuda dan juga adalah Ketua Cabang GMKI Dobo Marco Karelau, pada Selas (17/12/24) kemarin. (IM-03)







