Makam Leluhur di Gusur, Mahasiswa Adat Bursel Temui DPRD Maluku 

- Publisher

Thursday, 15 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

InfomalukuNews,Ambon-Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam aliansi masyarakat Adat pulau Buru mendesak Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Gubernur Provinsi Maluku untuk segera memanggil Direksi PD Panca Karya untuk mencabut izin operasi PT Wana Adiprima Mandiri

Hal itu karena mereka menilai pihak Panca Karya beroperasi secara illegal di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

“Kami nendesak PD Panca Karya untuk segera menghentikan segala aktivitas di area lahan masyarakat adat, kerena di nilai lokasi tersebut adanya kuburan /karamat/tempat sakral masyarakat adat di Kecamatan Waesama,” tegas Samuel Nurlatu saat melakuka pertemuan bersama Wakil Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Richard Rahakbauw, Rabu (14/05/2025) kemarin.

Pasalnya, PD Panca Karya melakukan penyerobotan lahan sekaligus penggusuran terhadap lahan warga masyarakat adat, yang didalamnya terdapat warisan budaya tempat saklar masyarakat adat, “makam leluhur” berlokasi di desa Kayu Putih Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan (Bursel

“Meminta DPRD Provinsi Maluku untuk segera memanggil diresksi PD Panca Karya agar segera mengevaluasi kinerja manejer PT Wana Adiprima Mandiri, kerena telah menggusur tempat kuburan/keramat masyarakat adat di Desa kayu Putih Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan,” cetus Samuel

Dia mendesak agar Direksi PD Panca Karya untuk segera berianggungjawab atas pengegusuran kuburan/karamat masyarakat adat di desa Kayu Putih kecamatan waesama kabupaten Buru Selatan (Bursel).

Menanggapi tuntutan itu, Wakil Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Richard Rahakbauw menyebut, sebagai wakil rakyat akan melakuan penyelasaian terhadap masalah tersebut.

Menurutnya, ini menyangkut dengan kepentingan masyarakat. Dalam waktu dekat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku akan melakukan agenda rapat paripurna.

“Kita akan melakuan pemanggilan terhadap Direksi PT. Panca Karya, guna di mintai pertanggung jawaban terkat dengan aktivitas yang dilakuan, di Buru Selatan (Bursel) itu,” ucapnya. (IM-06).

Berita Terkait

9 Dosa Kades Luhu Dibongkar di Hadapan Bupati, Ratusan Warga Desak Pencopotan Segera!
Wakil Bupati Aru Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXI Maluku 2026, Optimistis Harumkan Nama Daerah
Sidang Kode Etik Bripka Sardi Loilatu Jadi Ujian Propam Polda Maluku, Publik Menanti Putusan Atas Kasus Hilangnya Senpi Di Laala
Hari Terakhir Mengabdi, Kadis DPK ilih Menyalakan Obor Literasi Kota Tual
Bupati Kaidel: 10 Juta Pohon Kelapa Bukan Sekadar Program, Tapi Investasi Masa Depan Aru
Absennya Neymar Disebut Penyebab Brazil Imbang 1-1 Lawan Maroko
Lanal Aru Gelar Latihan Menembak di Saksikan Bupati Kaidel. 
KRI Kapak-625 Bagikan Sembako untuk Nelayan Aru.
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 22:29 WIT

9 Dosa Kades Luhu Dibongkar di Hadapan Bupati, Ratusan Warga Desak Pencopotan Segera!

Tuesday, 16 June 2026 - 16:53 WIT

Wakil Bupati Aru Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXI Maluku 2026, Optimistis Harumkan Nama Daerah

Tuesday, 16 June 2026 - 06:32 WIT

Sidang Kode Etik Bripka Sardi Loilatu Jadi Ujian Propam Polda Maluku, Publik Menanti Putusan Atas Kasus Hilangnya Senpi Di Laala

Tuesday, 16 June 2026 - 05:59 WIT

Hari Terakhir Mengabdi, Kadis DPK ilih Menyalakan Obor Literasi Kota Tual

Sunday, 14 June 2026 - 10:36 WIT

Absennya Neymar Disebut Penyebab Brazil Imbang 1-1 Lawan Maroko

Berita Terbaru