IM — Ambon.’ — Warga Kota Ambon Provinsi Maluku resah ucap Hasan warga masyarakat tantui dia ancam akan demo pihak PLN atas pemadaman listrik tanpa pemberitahuan warga serta pemadaman mendadak yang di lakukan PT Perusahan Listrik Negara Area Ambon, Minggu(8/5/2022).
Sejak bulan suci Ramadhan sampai sekarang Listrik selalu mati tiada henti, baik siang atau malam akibat peralatan rumah tangga warga rusak seperti kulkas dan televisi dan lainnya.
Warga Kota Ambon, Amina, kepada Infomaluku. Dia mengaku kesal atas pemadaman listrik yang tidak ada pemberitahuan warga, akibat kami punya peralatan rumah tangga terbakar, katanya.
Dia tahu bahwa PLN Area Ambon yang kantornya berkedudukan di Galala itu memiliki pembangkit listrik yang besar, namun pemadaman listrik tidak ada aturan, heran mesin yang begitu besar lampu masi mati – mati lagi, kesanya.
“Kami akan demo Manager PLN Area Ambon untuk meminta pertanggung jawaban atas kerusakan peralatan rumah tanggah kami”.
Kata Dia, pihak PLN selama ini selalu membuat masyarakat Kota Ambon resah atas mati lampu dan pihak PLN juga tidak pernah jelaskan ke publik soal mati lampu, katanya.
“Kami akan melakukan aksi demo mendesak kepala cabang PLN Area Ambon untk mundur dari maneger PLN karena tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyaraka, kami selalu taat aturan untuk membayar tagihan listrik”. Jelasnya.
“Kewajiban kami tetap kami patuhi tetapi hak kami pihak PLN abaikan”.
Olehnya itu, kami minta kepada Manager PLN Area Ambon kalau tidak mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat, lebih mundur saja sehingga jangan membuat masyarakat Kota Ambon marah, tuturnya(IM03)






