Konflik Antar Desa di Maluku Tengah, 1 Polisi Tewas.

- Publisher

Thursday, 3 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews,com-Ambon–Konflik yang melibatkan warga Desa Sawai dan Desa Rumaolat di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), yang diduga merupakan perkelahian antar kampung (Tarkam), menelam korban jiwa dari pihak kepolisian dan sebagian warga mengalami luka-luka.

Bentrok antar desa itu dipicu dari insiden pemukulan terhadap seorang sopir asal Desa Rumaholat yang terjadi di wilayah Desa Sawai, olehnya itu personil dari Polres Malteng, Polsek Wahai dan Koramil Wahai, mengambil langka cepat dan berjaga di lokasi untuk menghindari terjadinya gesekan lebih lanjut antara kedua desa tersebut.

“Aparat sudah ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), baik itu dari Polsek Wahai maupun Koramil Wahai dan Aparat Keamanan dari Polres Malteng sudah menuju ke TKP,” kata Kasi Humas Polres Malteng Ahmad Yani, saat dikonfirmasi media ini. Kamis (03/04/25). Sore tadi.

Diketahui, data yang dihimpun media ini, terjadinya konflik pada dua desa tersebut karena adanya pemukulan terhadap salah seorang supir mobil yang merupakan warga Masyarakat Desa Rumaolat, pada saat melintasi jalur Desa Sawai.

Akibat dari penganiayaan tersebut sehingga sekelompok masyarakat Desa Rumaolat merespons dengan melakukan penebangan terhadap tanaman milik masyarakat Desa Sawai, sehingga masyarakat Desa Sawai dan olong berkumpul dan langsung menuju ke perbatasan Desa Sawai dan Rumaolat Dengan membawa alat tajam.

Tiba di perbatasan Desa Sawai dan Desa Rumaolat Kedua massa bertemu dan terjadi aksi saling serang antara kedua belah pihak dengan menggunakan Senapan angin, alat tajam dan batu

Akibat dari kejadian tersebut mengakibatkan adanya 1. Korban Meninggal Dunia ( Anggota Polri ) dan 4 orang luka – luka dari masyarakat Desa Sawai.

1 Korban meninggal dunia yakni, Bripka Husni Abdullah, yang merupakan PS. Panit Intelkam Polsek Wahai kena luka tembak dan 4 orang masyarakat Desa Sawai mengalami luka-luka.

Oleh sebab itu langkah-langkah kepolisian saat ini telah melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat Desa Sawai terkait perkembangan situasi Kamtibmas atas permasalahan yang terjadi.

Pengamanan sementara oleh personil TNI dan Polri di Desa Sawai dan Desa Rumaholat dan Pergeseran Personil Polres Maluku Tengah ke TKP. (IM-06).

Berita Terkait

Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia
Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni
Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif
Direktur LKBH DPN PERMAHI Dukung Wahab Sangadji, Desak KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Kasus DJKA Medan
Bupati Aru “Jemput Bola” ke Jakarta! Bersama Gubernur Maluku, Bahas Abrasi hingga Krisis Air Bersih di Kepulauan
Sidang Perdana Praperadilan Dugaan Penyitaan Tidak Sah Kapal INAMARINA 153 Resmi Digelar di Pengadilan Negeri Dobo
Wahab Sangadji Kembali Datangi KPK, Desak Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Perkara DJKA Medan
Amri Kurniawan dan Samy Sapulette Resmi Jabat Koordinator Kejati Maluku
Berita ini 399 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 14:09 WIT

Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia

Wednesday, 13 May 2026 - 08:47 WIT

Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni

Wednesday, 13 May 2026 - 07:30 WIT

Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif

Tuesday, 12 May 2026 - 22:35 WIT

Direktur LKBH DPN PERMAHI Dukung Wahab Sangadji, Desak KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Kasus DJKA Medan

Tuesday, 12 May 2026 - 08:37 WIT

Sidang Perdana Praperadilan Dugaan Penyitaan Tidak Sah Kapal INAMARINA 153 Resmi Digelar di Pengadilan Negeri Dobo

Berita Terbaru

Promosi

Pemkot Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Bansos ke 650 Agen

Wednesday, 13 May 2026 - 14:11 WIT

Daerah

Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni

Wednesday, 13 May 2026 - 08:47 WIT