INFOMALUKUNEWS.COM,Piru,SBB,– Unit Pelayana PLN Piru semakin meresahkan Masyarakat selaku pelanggan.(31/08/2024).
Setelah Ronald Kiriweno selaku Kepala ULP PLN Piru diganti beberapa waktu yang lalu dengan Kepala ULP yang Baru, Pelayanan PLN terhadap Pelanggan semakin meresahkan masyarakat akibat dari Pemadaman Lampu hampir setiap hari selama berjam – jam.
Hal ini disampaikan oleh salah satu pelanggan atas Nama Titin Supiati.
Kepada media ini Supiati mengaku sangan resah dengan pelayanan PLN yang diduga mematikan lampu sesuka hati.
” PLN ini adalah Perusahaan yang sebagian besar telah dikelola oleh Pihak Swasta, sebagai Pelanggan saya merasa resah, hampir setiap hari dan berjam – jam lampu mati dengan alasan sedang ada masalah, pasti itu – itu saja alasannya, yang rugi itu kami, hampir setiap tahun ada kenaikan tarif listrik namun pelayanannya amburadul, kita tidak boleh terlambat tunggakan pembayaran, kalau sampai terlambat langsung ada tindakan peringatan dan pemutusan arus listrik, bahkan kami di denda, tetapi kalau mati lampu hampir setiap hari siapa yang mau ganti kerugian kami, usaha kami jadi terganggu, pelayanan rumah tangga juga terganggu, sekarang kita masak, mandi, usaha itu menggunakan listrik, kalau mati lampu maka semua aktifitas kami sudah sama seperti kembali ke jaman batu”. Ujar Supiati Kesal.
” Apa PLN mau ganti kerugian Kami, kami rugi waktu, tidak bisa masak, tidak bisa minum bahkan usaha kami harus terganggu karena tidak dapat menjalankan mesin untuk mengolah bahan baku usaha kami”. Lanjudnya.
Gonta ganti kepala PLN namun sama saja kinerjanya, kami yang rugi, yang untung itu oknum PLN dan kroni – kroninya, coba di hitung jika hampir setiap hari mati lampu ber jam – jam, berapa banyak jumlah Minyak solar yang tidak terpakai dan pertanggung jawabannya seperti apa? Kita tidak tau, itu urusan PLN, tapi kita yang rugi.
Saya menduga ini ada unsur kesengajaan dari Oknum Kepala PLN untuk mencari keuntungan dibalik seringnya mati lampu”.Duganya.
“Saya selaku warga masyarakat SBB meminta kepada Pj. Bupati SBB untuk menegur atau meminta kepada PLN pusat untuk segera mengevaluasi PLN Piru, ada apa sebenarnya dengan seringnya mati lampu hampir setiap hari selama berjam – jam, karena yang rugi itu kami selaku masyarakat”.Pintanya.(IM.KR).







