Kejati Maluku Didesak Periksa Oknum Jaksa Yang Sebut Keluarga Bupati SBB Asri Arman Terlibat Proyek.

- Publisher

Saturday, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon–Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku didesak segera memanggil dan memeriksa oknum jaksa berinisial AH, yang diduga mengetahui secara detail praktik pengaturan sejumlah proyek strategis di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Sabtu (22/11/2025).

Dugaan keterlibatan AH bukan tanpa dasar. Sumber media ini menyebutkan, oknum jaksa tersebut diduga mengetahui secara rinci, pola intervensi yang dimainkan dua anggota keluarga Bupati SBB dalam mengendalikan tender proyek pada Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan.

Menurut sumber, mereka disebut mengatur arah penunjukan pemenang tender, mengoordinasikan paket proyek tertentu, hingga mengendalikan kontraktor yang dianggap loyal.

Praktik ini, jika benar, bukan hanya mencoreng integritas birokrasi di Kabupaten SBB, tetapi juga merusak wibawa institusi kejaksaan itu sendiri.

Apalagi, informasi yang beredar menyebutkan bahwa oknum jaksa AH diduga turut mengetahui, atau bahkan membiarkan pola permainan proyek itu berlangsung. Bahkan, oknum jaksa itu diduga terlibat dalam proyek-proyek tersebut.

Kondisi ini menguatkan kecurigaan, yang melibatkan sejumlah oknum dalam proses pengadaan barang dan jasa di SBB.

Kritik terhadap Kejati Maluku makin tajam, mengingat posisi jaksa sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum. Di tengah gencarnya pemberantasan korupsi, dugaan kelalaian atau pembiaran oleh aparat penegak hukum justru menjadi ironi yang tidak bisa ditolerir.

Tekanan ini semakin relevan ketika mengingat pernyataan tegas Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanuddin. Saat kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi Maluku pada Kamis, 30 Oktober 2025, lalu.

Jaksa Agung Burhanuddin menegaskan bahwa, setiap oknum jaksa yang bertindak nakal, menyalahgunakan kewenangan, atau terlibat dalam praktik tercela harus segera dilaporkan, agar dapat diproses secara tegas dan tanpa pandang bulu.

Pernyataan itu, seharusnya menjadi pengingat sekaligus peringatan keras bagi jajaran Kejati Maluku, untuk tidak menutup mata terhadap dugaan pelanggaran etik maupun pidana yang melibatkan aparat internal.

Dalam konteks ini, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap AH bukan lagi sekadar pilihan, tetapi keharusan demi menjaga kredibilitas institusi. (IM-03).

Berita Terkait

Tambang Ilegal Ancam Bendungan Wai Apu, FPAB Minta Presiden Bertindak
LSM DESAK POLDA MALUKU  SEGERA TAHAN ARIEF TJITROKUSUMA, USAI PRAPERADILAN DITOLAK PN AMBON, ATAS DUGAAN KASUS PENJUALAN OLI PALSU
100 Personel Brimob Dilatih Tangani Kerusuhan, Kapolda Maluku Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis
“SKANDAL JABATAN! Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Lantik Kabid ‘Loncat Jabatan’, Abaikan Baperjakat Disinyalir Tipu Negara!”
DIDUGA TERLIBAT KASUS HUKUM, ALKATIRI TIDAK PENUHI SYARAT PDLT
“BMIT Bongkar Dugaan Skandal, Desak Kemendagri Coret Robby Sapulete dari Bursa Sekot Ambon”
Ketua DPRD Maluku Perdalam Wawasan Geostrategis di Retret Lemhanas
Distribusi BBM di Maluku Jadi Sorotan, Komisi II Siap Kawal
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 16:54 WIT

Tambang Ilegal Ancam Bendungan Wai Apu, FPAB Minta Presiden Bertindak

Saturday, 18 April 2026 - 14:32 WIT

LSM DESAK POLDA MALUKU  SEGERA TAHAN ARIEF TJITROKUSUMA, USAI PRAPERADILAN DITOLAK PN AMBON, ATAS DUGAAN KASUS PENJUALAN OLI PALSU

Saturday, 18 April 2026 - 12:24 WIT

100 Personel Brimob Dilatih Tangani Kerusuhan, Kapolda Maluku Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis

Saturday, 18 April 2026 - 11:36 WIT

“SKANDAL JABATAN! Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Lantik Kabid ‘Loncat Jabatan’, Abaikan Baperjakat Disinyalir Tipu Negara!”

Saturday, 18 April 2026 - 09:05 WIT

DIDUGA TERLIBAT KASUS HUKUM, ALKATIRI TIDAK PENUHI SYARAT PDLT

Berita Terbaru

Daerah

DIDUGA TERLIBAT KASUS HUKUM, ALKATIRI TIDAK PENUHI SYARAT PDLT

Saturday, 18 Apr 2026 - 09:05 WIT