Kejati Diminta Usut DD-ADD Wakal

- Publisher

Sunday, 28 July 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON-

Pemerintah Negeri Wakal Kecamatan Leihitu Kabupaten Malteng dinilai tidak transparan mengelola dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun 2015-2018. Berapa berapa dikucurkan nilainya tidak disampaikan ke masyarakat, Kades Negeri Wakal Ahaja Suneth jugajarang menggelar rapat terkait pengelolaan dana-dana tersebut.

Pengelolaan kedua dana yang merupakan program pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini dirasakan tak maksimal dilakukan oleh Kades. “DD dan ADD Wakal tahun anggaran 2015-2 tidak sesuai dengan fisik sejumlah proyek yang dikerjakan,” tuding Muhamad Makatita kepada infomaluku news.com Minggu (28/7).

Selain itu, ada uang yang diberikan ke masyarakat untuk pemberdayaan Suneth minta dilakukan pengembalian. Padahal kata dia, besaran DD dan ADD cukup besar Rp 800 juta sementara ADD Rp 500 dan kucurannya lancar.


“Tiap tahun DD dan ADD lancar tapi digunakan seperti apa masyarakat tidak pernah disampaikan,” katanya.


Ahaja Suneth Kades Wakal Kecamatan Leihitu Malteng ini dicoba dikonfirmasi belum berhasil. Telepon selulernya tidak bisa terhubung karena tidak aktif.


Sebagai warga Negeri Wakal Makatita meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku mengusut Ahaja dan seluruh perangkatnya guna membongkar kasus dugaan korupsi DD dan ADD tahun 2015-2018.


“Kami minta Kejati Maluku untuk mengusut ADD-DD Wakal, Kabupaten Malteng. Sebab pemdes sejauh ini tidak transparan dan tidak beresdalam mengelola ADD-DD setempat,” kata Makatita.(pom).

Berita Terkait

Kodam Pattimura Dukung Patroli Bersama Bakamla RI 
Polres SBB Bergerak Cepat Menangkap Tersangka Pembunuhan Terhadap Istri Sendiri di desa Nuruwe.
Kapolres Bursel Didesak Bentuk Mapolsek Fena Fafan.
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa. Kejari Kepulauan Aru Gelar Seminar Hukum.
Pekejaan proyek Fikitif dana Desa di Seriholo DPC GMNI SBB Minta Bendahara di Periksa.
Antisipasi Kriminalisasi Bupati Bursel Kunjungi Kapolres Buru.
Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Timbunan RSUD Namrole.
Polres SBB Telah Terima Hasil Audit Kasus Korupsi ADD-DD Tomalehu Barat
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 20 March 2024 - 21:25 WIT

Kodam Pattimura Dukung Patroli Bersama Bakamla RI 

Friday, 19 August 2022 - 16:51 WIT

Polres SBB Bergerak Cepat Menangkap Tersangka Pembunuhan Terhadap Istri Sendiri di desa Nuruwe.

Sunday, 31 July 2022 - 19:07 WIT

Kapolres Bursel Didesak Bentuk Mapolsek Fena Fafan.

Wednesday, 20 July 2022 - 02:05 WIT

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa. Kejari Kepulauan Aru Gelar Seminar Hukum.

Wednesday, 22 September 2021 - 22:35 WIT

Pekejaan proyek Fikitif dana Desa di Seriholo DPC GMNI SBB Minta Bendahara di Periksa.

Berita Terbaru

Daerah

Audit Inspektorat Dipersoalkan dalam Pleidoi Kasus DD/ADD Tiouw

Wednesday, 15 Apr 2026 - 22:28 WIT