Kapolda Irjen Lotharia: Konflik Kariuw-Ori Jadi Atensi Pempus

- Publisher

Thursday, 3 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM- Ambon, — Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif menegaskan kembali bentrokan antarwarga bertetangga Desa Kariuw dan Desa Ori, Kecamatan Pulau Haruku, Maluku Tengah murni masalah tapal batas dan menjadi atensi pemerintah pusat (Pempus). 

Hal ini disampaikan Irjen Lotharia saat menghadiri rapat bersama anggota Komisi I DPRD Maluku, Kamis, (3/2). 

Kapolda Irjen Lotharia Latif bilang pasca bentrok pihaknya sudah melaporkan kepada menteri Polhukam Mahfud MD bahwa bentrokan antar dua desa bertetangga itu murni masalah lahan.

Kapolda juga menuturkan bentrokan dua desa tersebut saat ini menjadi atensi Pemerintah Pusat melalui Menteri Polhukam Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. 

itu terbukti setelah gelaran rapat dengar pendapat bersama Menkopolhukam dan Mendagri pada beberapa waktu lalu. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon.

Mantan Kapolda NTT ini juga menyebut dalam pertemuan bersama utusan menkopolhukam dan Kemendagri pada Selasa (1/2) lalu. Mereka sempat meninjau tapal batas yang pemicu konflik  lokasi yang menjadi sengketa antara kedua desa bertetangga itu.

“Dua hari yang lalu dari staf menkopolhukam, kemendagri datang langsung ke lokasi (Pelauw-Kariuw). Kami sampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak melakukan kegiatan pengukuran atau yang lain, tetapi hanya meninjau lokasi, melihat apa sih yang disengketakan,” kata Kapolda dihadapan para anggota dewan di Gedung DPRD Maluku, puncak karpan,  Kamis siang. 

Orang nomor satu di Polda Maluku ini mengaku akan sampaikan dalam rapat terbatas (Rapas) di tingkat Menteri. Hasil kunjungan akan menjadi masukan dalam pengambilan berbagai kebijakan nantinya.

“Kemudian akan menjadi masukan Rapas di tingkat menteri untuk diambil kebijakan-kebijakan terkait bagaimana proses rekonstruksi yang akan kita lakukan di sana,” tutur Lotharia. 

Sebelumnya, bentrokan antarwarga Desa Kariuw dan Desa Ori, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah pecah pada Sabtu (26/1).

Dalam bentrokan itu menyebabkan sejumlah rumah penduduk Desa Kariuw terbakar dan dua orang warga dilaporkan tewas tertembak. Bentrokan diduga dipicu masalah tapal batas. (**)

Berita Terkait

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
Berita ini 459 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Berita Terbaru

Daerah

7 Jema’ah haji Asal Aru Dilepas Wakil Bupati Djumpa 

Monday, 11 May 2026 - 14:23 WIT