Kapendam XV/Pattimura Tidak Akan Beri Ampun Bagi, Oknum TNI yang Terlibat Kasus Hukum Tambang Emas Ilegal.

- Publisher

Thursday, 3 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com, Ambon-Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto menyampaikan bahwa, tiada ampun bagi prajurit yang terlibat kasus hukum, terlebih kegiatan ilegal.

Hal ini disampaikan untuk merespons salah satu media lokal di Maluku, yang memberitakan tentang dugaan Oknum Petinggi TNI Dan Oknum Anggota TNI memiliki Aset (Usaha) di area tambang Emas Ilegal Gunung Botak, bahkan menuduh menjadi bandar batu cinabar (C3).

Didalam berita tersebut, juga ada salah satu mantan Aktifis Muhamadiyah Abd Rauf Wabula mengatakan, Panglima TNI dan Pangdam XV/Pattimura tidak memberikan sanksi tegas kepada anggotanya.

“Bukan saja dugaan oknum-oknum anggota itu memiliki usaha ilegal Tong, Dompeng, namun juga diduga kuat sebagai bandar Sianida (CN), seharusnya sudah diusut tuntas bukan membiarkan pembiaraan”, katanya.

Atas dugaan beberapa media ini, Kapendam sangat menyayangkan beberapa media yang menulis berita yang terkesan memberikan isu-isu negatif yang kenyataannya, tidak sesuai fakta dan belum tentu benar karena hanya dari satu sumber saja.

Kapendam juga mengatakan bahwa, Pangdam XV/Pattimura terus menekankan kepada seluruh prajurit jajarannya, untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal.

Dalam penyelesaian masalah penambangan di Gunung Botak diharapkan Pemda dan semua pihak termasuk media wajib bersama-sama utk mengawasi dan memberi solusi mengapa banyak penambang-penambang ilegal di wilayah tsb.

“Sesuai hasil penyelidikan bahwa, tidak benar Dandim memiliki usaha tersebut”, kata Kapendam.

Apalagi saat ini, Namlea akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sehingga, sangat dikawatirkan isu ini digiring ke arah politik.

Kapendam menyampaikan kepada insan media, untuk jangan membangun narasi-narasi negatif dan mem-framing berita seolah-olah TNI berbondong-bondong memiliki usaha, padahal tidak berdasarkan fakta.

Permasalahan terkait penambagan ilegal di Gunung Botak baru-baru ini, sudah dirapatkan sampai dengan Pemprov Maluku dalam hal penanganannya, sehinga para awak media juga diharapkan meminta konfirmasi ke Pemprov tersebut.

Selain itu, Kapendam menyampaikan komitmen Pangdam XV/Pattimura yang tidak pandang bulu terhadap prajuritnya yang melakukan pelanggaran hukum. Gunung Botak berisi ribuan penambang ilegal yang memungkinkan oknum oknum memanfaatkannya, untuk itu, Kodam sedang melakukan pendalaman terkait siapa saja yang terlibat dan memanfaatkan Gunung Botak untuk kepentingan pribadi.

“Jika memang terbukti bersalah, pasti akan di proses hukum”, pungkas Kapendam. (Pendam15)

Berita Terkait

Mantan Bendahara DPRD SBB Akui Ada SPPD Fiktif 2021 di Hadapan Penyidik, LSM Gerindo: Kejari Jangan Tunggu Lama, Segera Tetapkan Tersangka
PAN Tual Kawal Prabowo, Fokus Kelautan dan Perikanan
Dugaan Korupsi Mobil Box Aru, Johan Gongga Diperiksa Penyidik
DPRD Maluku Prioritaskan Pengawasan dan Pembahasan APBD Perubahan 2026
Guru SLB di Maluku Minim Sertifikasi, DPRD Minta Intervensi Pemprov
Respons Cepat Polda Maluku: pastikan Usut Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Ambon
Kuasa Hukum Korban Longsor BTN Gadihu Resmi Seret Pengembang ke Polda Maluku
KEJARI SBB NAIKKAN KASUS SPPD FIKTIF DPRD KE TAHAP PENYIDIKAN, 8 SAKSI DIPERIKSA
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 08:58 WIT

Mantan Bendahara DPRD SBB Akui Ada SPPD Fiktif 2021 di Hadapan Penyidik, LSM Gerindo: Kejari Jangan Tunggu Lama, Segera Tetapkan Tersangka

Monday, 25 May 2026 - 23:41 WIT

PAN Tual Kawal Prabowo, Fokus Kelautan dan Perikanan

Monday, 25 May 2026 - 23:37 WIT

Dugaan Korupsi Mobil Box Aru, Johan Gongga Diperiksa Penyidik

Monday, 25 May 2026 - 23:35 WIT

DPRD Maluku Prioritaskan Pengawasan dan Pembahasan APBD Perubahan 2026

Monday, 25 May 2026 - 19:55 WIT

Respons Cepat Polda Maluku: pastikan Usut Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Ambon

Berita Terbaru

Daerah

PAN Tual Kawal Prabowo, Fokus Kelautan dan Perikanan

Monday, 25 May 2026 - 23:41 WIT