Kadis Pendidikan SBB johan Tahiya Menunjukkan Sifat Premanisme Kepada Wartawan

- Publisher

Tuesday, 17 May 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-PIRU,-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Johan Tahiya, Marah Ke Seorang Wartawan Terkait Dana Bos.

Aksi Johan Tahiya Seakan-akan Menujukan Bukanlah seorang Kepala Dinas Di Kabupaten SBB, Sifat Arogan yang di hadapan Wartawan Itu sontak Viral Di Perbincangan kan.

Johan tak terima dengan pemberitaan soal adanya dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana Bos) di seluruh sekolah SD dan SMP Tahap pertama di kabupaten SBB Tahun 2022.

Johan Tahiya, Tidak pantas untuk Menjadi Seorang Kadis pendidikan karna sipatnya seperti premanisme.

Menurut Informasi Johan Tahya Marah karena tak ada konfirmasi sama sekali terkait informasi tersebut, Yang membuatnya tak terima Hal ini.

Ia pun meluapkan kekesalannya saat bertemu wartawan bersangkutan di Kantor Bupati, Selasa (17/5/2022) tadi.

“Beta bilang kasih naik berita baik-baik, karena berita yang dimuat itu salah, karena tidak konfirmasi Ka Beta,”Ujar Tahiya Dalam dialog Ambon.

Diketahui dalam berita yang ditayangkan Senin (16/5/2022) itu, memuat wawancara dengan salah satu kepala sekolah terkait dugaan pemotongan dana BOS sebesar 1 persen setiap dananya dicairkan

Tahiya mengancamnya Fadli Boufakar Dengan Kata “Nanti Ose Liat”.

“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 12:14 WIT, saya berada di Kantor Bupati lantai satu tepatnya di depan Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten SBB, tiba-tiba Kadis Pendidikan muncul dari pintu masuk kantor Bupati. Ketika melihat saya dia langsung menyebut kamu Fadli Bufakar, saya pun menjawab iya, Setelah itu dia langsung ngamuk dan mengeluarkan kata-kata ancaman “nanti Ose liat”, serta menyebutkan saya bodok,”saya berharap siapa pun pj bupati sbb nanti johan tahiya harus di copot dari kadis Pendidikan,Ujar Bufakar Wartawan Wartaterkini, News.

Berita Terkait

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Berita ini 627 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Berita Terbaru

Daerah

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

Thursday, 11 Jun 2026 - 10:07 WIT