Kabupaten Buru Berusia 20 Tahun, Masyarakat Adat Pegunungan Menderita Jalan Dan Sarana Telekomonikasi.

- Publisher

Monday, 19 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


IM-Namlea,- Kabupaten Buru menjadi sebuah Kabupaten, kini sudah berusia 20 tahun, dengan Dua orang juru mudi alias Bupati yakni, Drs Hi Husnie Hentihu, dilanjutkan Ramly Ibrahim Umasugi, SPi,namun dalam tugasnya sebagi Bupati Buru masing- masing 10 tahun dalam roda Pemerintahan berupa pembangunan jalan dan jembatan serta Telkomsel Mini tidak tersentuh kepada kami masyarakat adat pegunungan.
Dan selama 20 tahun jalannya pembangunan di kabupaten ini, hingga kini Kami masyarakat adat yang mendiami Pegunungan sangat menderita Inprastruktur terutama Pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan sarana telekomonikasi maupun sarana Sanitasi alias Air bersih. Demikian sumber terpercaya Kepada Wartawan di Namlea Senin 19/4 2021.
Saat ini dan dewasa ini, Kami sangat membutuh pembangunan ruas jalan dan jembatan Rumah Tiga Waengapa, Watempuli menuju Danau Rana, Mesayang ke Desa Nafrua menuju Desa Batu Karang, Desa Lele menuju Desa Wambasalahin dan ruas jalan Desa Migodo menuju Desa Wamana Baru di sertai dengan alat sarana komonikasi Telkom Sel Mini jang saat ini Kami butuhkan dan dapat segera diprioritaskan Pemerintah setempat” Ungkapnya
Selain pembuatan jalan, juga Kami membutuhkan Dua buah pembangunan Jembatan dari Desa Ke Desa menuju Dusun dintaranya, Jembatan kali Waemkedan dan jembatan kali Wafofo, Sementara tahun anggaran 2020 Kata Dia, ada pekerjaan pembangunan jalan sepanjang 20 KM yang dibangunan Dinas PUPR Provinsi Maluku jalan tersebut menuju Desa Nafrua ke desa Batu Karang .
Ditambahkan, Kepada Kadis PUPR Kabupaten Buru, kiranya dapat menginventarisir seluruh jembatan dan jalan di 10 Kecamatan yang saat ini dibutuhkan masyarakat baik itu warga yang tinggal di pesisir maupun yang tinggal di Pegunungan, Dari data tersebut menjadi bahan perencanaan untuk APBD tahun anggaran 2022, untuk selanjutnya akan dilakukan pembahasan bersama pihak eksekutif dengan Legislatif.
Untuk itu serbelum mengakhiri jabatan Bupati kabupaten Buru tinggal Satu tahun lagi,Tambah Dia, Kami masyarakat adat pegunungan berharap agar sebelum merakhir masa jabatan sebagai Bupati Kabupaten Buru di awal tahun 2022, Kami berharap agar pak Ramly dapat memberikan tanda mata berupa pembangunan jalan dan jembatan di kawasan Pegunungan baik itu di wilayah Kecamatan lolongguba ataukah di Kecamatan Fenaleisela” Ujarnya (AK).

Berita Terkait

LKI Maluku Memberikan Apresiasi Atas Kunjungan Menteri Agama Ke Maluku Besok.
Di BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ketua PWPM Maluku Rimbo Bugis Bicara Kepemimpinan Profetik 
Pemuda Muhammadiyah Maluku Mendukung, Kebijakan Gubernur Hendrik, Terkait Pengajuan Pinjaman Rp 1,5 Triliun Ke PT SMI
Bupati Kaidel Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan Nasional.
Pemkot Ambon Gelar Metode Skrining Kanker Serviks Dengan HPV DNA
Komisi II DPRD Maluku Kritis Kebijakan Saat Temui KKP di Jakarta.
Pembangunan Jalan Lingkar Ambalau Tak Kunjung Rampung, Pemprov Maluku sudah Anggarkan 2025
Pleno KPUD Aru : Kaidel – Djumpa Terpilih Sebagai Bupati dan Wakil Bupati.
Berita ini 503 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 15 January 2026 - 15:40 WIT

LKI Maluku Memberikan Apresiasi Atas Kunjungan Menteri Agama Ke Maluku Besok.

Monday, 12 January 2026 - 13:00 WIT

Di BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ketua PWPM Maluku Rimbo Bugis Bicara Kepemimpinan Profetik 

Thursday, 20 November 2025 - 12:28 WIT

Pemuda Muhammadiyah Maluku Mendukung, Kebijakan Gubernur Hendrik, Terkait Pengajuan Pinjaman Rp 1,5 Triliun Ke PT SMI

Monday, 10 November 2025 - 13:13 WIT

Bupati Kaidel Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan Nasional.

Thursday, 6 November 2025 - 14:45 WIT

Pemkot Ambon Gelar Metode Skrining Kanker Serviks Dengan HPV DNA

Berita Terbaru