IMM Maluku Tantang LAPMI Uji Ilmiah Dugaan Gratifikasi Gunung Botak

- Publisher

Sunday, 1 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon,– Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku secara resmi menantang Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Cabang Ambon untuk melakukan uji publik dan debat terbuka atas pemberitaan dugaan gratifikasi tambang emas Gunung Botak yang dikaitkan dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Pernyataan tersebut disampaikan sekertaris Bidang maritim DPD IMM Maluku M Ramadan Tuhelelu, di Ambon, Sabtu (28/2/2026), sebagai respons atas berkembangnya opini publik terkait isu tersebut.

Menurut Ramadan, tuduhan gratifikasi merupakan persoalan hukum yang serius dan tidak dapat dibangun di atas asumsi atau narasi spekulatif. Ia menegaskan bahwa dalam negara hukum, setiap dugaan tindak pidana korupsi harus disertai bukti konkret, terverifikasi, serta memiliki konstruksi hukum yang jelas.

“Publik berhak mendapatkan informasi yang benar dan berbasis data. Jika ada dugaan gratifikasi, maka harus disertai evidensi yang kuat, bukan sekadar opini. Tanpa itu, tuduhan berpotensi mencederai prinsip praduga tak bersalah,” ujarnya.

DPD IMM Maluku menilai isu ini telah menjadi perhatian luas masyarakat dan berimplikasi pada citra daerah di tingkat nasional. Karena itu, IMM mendorong agar polemik tidak berkembang menjadi penghakiman publik tanpa dasar hukum yang memadai.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, IMM menantang LAPMI Cabang Ambon untuk memaparkan secara terbuka data, kronologi, serta dasar hukum dari tuduhan yang disampaikan, dalam forum akademik yang melibatkan mahasiswa, akademisi, dan unsur penegak hukum.

“Kami siap hadir dalam debat terbuka. Jika memang ada data dan dokumen yang valid, silakan dibuka secara ilmiah. Namun jika tidak, maka perlu ada klarifikasi agar ruang publik tidak dipenuhi framing yang prematur,” tegas Ramadan.

Ia menambahkan, sektor pertambangan emas di Gunung Botak memang kerap menjadi sorotan terkait persoalan tata kelola dan legalitas. Namun demikian, setiap tuduhan tetap harus diuji secara proporsional, objektif, dan bertanggung jawab.

IMM, lanjutnya, tidak dalam posisi membela individu tertentu, melainkan menegaskan pentingnya integritas intelektual dalam gerakan mahasiswa.

“Gerakan mahasiswa harus tetap kritis dan tajam, tetapi juga akurat serta berbasis fakta. Kritik adalah bagian dari kontrol sosial, namun integritas akademik adalah fondasinya,” pungkasnya.(IM-03)

Berita Terkait

Ambon Masuk Lokus Percepatan Digitalisasi Bansos, Ini Strategi dan Peran OPD  
Bupati Bursel Hadiri Kegiatan Implementasi PPID di Batam
Seleksi Tamtama Polri 2026 di Maluku: 70 Peserta Lanjut ke Tahap Rikkes
Kepemimpinan Awal yang Tegas: Pangdam Pattimura Redam Konflik dengan Pendekatan Humanis
Tak Lepas Tangan, Kodam XV/Pattimura Pastikan Pendampingan Terbaik bagi Kesembuhan Ananda Shakira ​
Audit Inspektorat Dipersoalkan dalam Pleidoi Kasus DD/ADD Tiouw
Halal Bihalal NUSAMBA Perkuat Persaudaraan dan Jadi Simbol Toleransi di Maluku
“Wakil Bupati Terpinggirkan, Istri Bupati SBB Ny Yeni Robayani Asri, Selalu Dominasi, Ada Apa di SBB?”
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 10:36 WIT

Ambon Masuk Lokus Percepatan Digitalisasi Bansos, Ini Strategi dan Peran OPD  

Thursday, 16 April 2026 - 21:42 WIT

Bupati Bursel Hadiri Kegiatan Implementasi PPID di Batam

Thursday, 16 April 2026 - 04:54 WIT

Seleksi Tamtama Polri 2026 di Maluku: 70 Peserta Lanjut ke Tahap Rikkes

Wednesday, 15 April 2026 - 23:50 WIT

Kepemimpinan Awal yang Tegas: Pangdam Pattimura Redam Konflik dengan Pendekatan Humanis

Wednesday, 15 April 2026 - 23:47 WIT

Tak Lepas Tangan, Kodam XV/Pattimura Pastikan Pendampingan Terbaik bagi Kesembuhan Ananda Shakira ​

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Bursel Hadiri Kegiatan Implementasi PPID di Batam

Thursday, 16 Apr 2026 - 21:42 WIT

Promosi

Kalah Praperadilan, Bos Toko Nesta Terancam Masuk Penjara

Thursday, 16 Apr 2026 - 18:51 WIT