IMM Maluku Megutuk Arogansi Kekuasaan di indonesia

- Publisher

Wednesday, 2 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, IM – Koordinator Aksi Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku, Abdullah Hitimala, mengutuk segala macam arogasi kekuasaan di Indonesia.

“Kita akan melakukan aksi (Senin, 7 Maret 2022), di kantor Gubernur Maluku dan Polda Maluku, untuk menghentikan segala macam arogansi kekuasaan” kata Abdullah saat di konfirmasi melalui telepon seluler pada, 2 Maret 2022.

Aksi ini merupakan Intruksi Dewan Pimpinan Pusat IMM untuk semua kader IMM se Indonesia. IMM Maluku hanya merespon dan menjalankan intruksi DPP IMM untuk mengawal semua bentuk pemerintahan dari daerah hingga pusat.

“Selain isu-isu nasional seperti beberapa peristiwa tragis seperti peristiwa insiden respresif Wadas dan penembakan di Sulawesi Tengah yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian yang merupakan hal memilukan.” Tambah Abdullah.

Ia mengangap negara yang sudah keluar dari belenggu otoritarianisme era orde baru kini seolah kembali pada memori kelam masa itu. Transisi demokrasi 98 seakan tidak membuahkan hasil yang signifikan dalam merubah wajah politik negeri ini. Hal ini tentu sangat disayangkan dan menyayat hati para pejuang demokrasi, negara sekali lagi menambah daftar panjang tindakan represif terhadap rakyatnya.

“Bukan hanya itu bahkan, di masa pandemi sekalipun tidak menyurutkan alasan pemerintah untuk memperluas ekspansi bisnis dan pembangunan berbasis sumber-sumber agraria dengan dalih pemulihan ekonomi. Hasilnya, masyarakat di wilayah-wilayah konflik terus menghadapi ancaman berlapis, terancam virus pandemi, lalu terancam digusur negara yang semakin mesra dengan kelompok kepentingan.” Tambah Abdullah.

Dua peristiwa di atas mengingatkan pada tindakan serupa yang pernah terjadi di tahun 2019 silam. IMMawan Randi dan IMMawan Yusuf menjadi korban saat menggelar aksi di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kendari, Mahasiswa Universitas Halu Uleo (UHO).

Dalam instruksi dan aksi yang di gelar IMM se-Indonesia pada Rabu 2 Maret 2022 ini, IMM tegas menyatakan jika tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian merupakan bentuk represif kepada masyarakat. Hal tersebut tak lain ialah usaha untuk membungkam hak dalam menyuarakan aspirasi.

“Sebaiknaya pendekatan yang dilakukan harus secara kemanusiaan, humanis buka refresif, kekerasan, ancaman, maki-maki dan lain sebagainya. Aksi ini juga bukan hanya untuk pemerintah pusat tapi peringatkan juga untuk pemerintah daerah” tambah Abdullah.

Ia menambahkan kalau jangan hanya karna ambisi kekuasaan seperti wacana tiga periode pemerintahan lalu sewenang-wenang dengan rakyat. Karna merasa kuat lalu seenaknya mengatur dan merubah aturan

“Kami (IMM), pastikan akan lawan sampai titik darah penghabisan apabila ada kekuasaan yang arogan, sewenang wenang, sombong, apalagi maki-maki dan lain sebagainya” tambah Abdullah

Intinya banyak hal yang nanti disoroti dalam aksi nanti selain intruksi DPP IMM. Aksi ini untuk peringatkan kepada publik, bahwa negara kita tidak dalam baik-baik saja. Olehnya itu IMM mengajak rakyat terutama Rakyat Maluku untuk mengawal semua proses pemerintahan di Indonesia dari Pusat hingga di Daerah.(IM03)

Berita Terkait

MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual
Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Berita ini 559 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 06:40 WIT

MPD Pemuda ICMI Kota Tual Bersilaturahmi dengan Dandim 1503/Tual

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Berita Terbaru