Infomalukunews.com, Ambon, – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah konkret Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku melalui Kasatker PJN 1 Maluku, Abdul Hamid Payapo. Dukungan ini muncul setelah kunjungan kerja Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Roi Rizali Anwar, di Kota Ambon pada 23 November 2025 yang menyoroti sejumlah capaian kolaboratif antara BPJN, Pemerintah Provinsi Maluku, dan Pemerintah Kota Ambon.
Sekretaris Umum DPD IMM Maluku, Muttaqien Heluth, SH, menyampaikan bahwa IMM menilai berbagai program tersebut bukan hanya berdampak pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“IMM Maluku mengapresiasi seluruh langkah progresif BPJN Maluku. Kolaborasi yang dibangun telah menghasilkan dampak langsung bagi masyarakat, baik di Ambon maupun kabupaten lainnya,” ujarnya.
Apresiasi IMM terhadap Langkah BPJN Maluku
Dalam keterangan resminya, IMM menyoroti tujuh poin utama apresiasi, antara lain:
1. Dukungan beautifikasi Jembatan Merah Putih (JMP) dan Underpass Jenderal Sudirman sebagai ikon Kota Ambon yang mendorong ekonomi lokal. Termasuk pertumbuhan UMKM di kawasan Galala berkat pembangunan talud oleh PPK 1.1 Kota Ambon, Pegi Hehanusa.
2. Kolaborasi BPJN dengan Wali Kota Ambon dalam usulan penataan Jalan Jenderal Sudirman untuk mengurangi kemacetan.
3. Pengusulan penanganan jalan dari Pelabuhan Ambon menuju Tantui, sebagai jalur kontainer dan kendaraan berat.
4. Dukungan terhadap Pemkot Ambon untuk penanganan Jalan Hutumuri melalui program Inpres Jalan Daerah 2025-2026 MYC
5. Dorongan percepatan infrastruktur di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Maluku Tenggara.
6. Perencanaan pembangunan jembatan di Pulau Ambalau dan Pulau Buru yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026
7. Pengusulan pembangunan Jalan Mako, Kayeli dan ilat di Pulau Buru sebagai akses penghubung vital masyarakat.
Seruan IMM: Jaga JMP dan Underpass
IMM Maluku juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun, khususnya JMP dan Underpass Sudirman.
“Kami mengajak masyarakat Ambon untuk menjaga JMP dan Underpass yang sudah menjadi kebanggaan bersama. Jangan mencoret-coret fasilitas umum dan mari jaga kebersihannya,” ujar Muttaqien.
Ia menambahkan bahwa BPJN Maluku telah memasang CCTV di sejumlah titik JMP dan Underpass untuk meminimalisasi tindakan kriminalitas dan menjaga ketertiban.
Ucapan Terima Kasih Masyarakat SBB
Dukungan terhadap BPJN Maluku juga datang dari masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), khususnya warga Piru, Loki, dan Ihakulur. Mereka menyampaikan terima kasih karena salah satu putra daerah Luhu, Abdul Hamid Payapo, menunjukkan keseriusan menangani pembangunan jalan Piru, Loki dan Luhu yang selama ini terbengkalai.
Saat ini, ruas tersebut telah memasuki proses pengaspalan. Masyarakat SBB berharap percepatan pembangunan infrastruktur terus mendapat dukungan bersama, terutama melalui program Inpres Jalan Daerah 2025–2026.
IMM Maluku menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan BPJN sangat penting agar percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi seluruh wilayah.
“Pembangunan hanya bisa berhasil jika seluruh elemen terlibat. IMM siap menjadi jembatan kritik dan kolaborasi demi kemajuan Maluku,” tutup Muttaqien Heluth, SH.(IM-red)





