Hanya Kejar Absen”, Bupati Kaidel Ingatkan ASN Tentang Sanksi Disiplin.

- Publisher

Thursday, 12 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo- Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel meminta kepada oknum Pegawai ASN / Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menyalahgunakan waktu kerja demi kepentingan pribadi.

Bupati Kaidel bilang ada oknum ASN PPPK Tahap 1 yang sejak dilantik sering datang absen lalu pulang ojek, selain itu ada yg berjualan di pasar.

Hal ini ditegaskan Kaidel dihadapan 183 PPPK Tahap 2 hasil penataan ASN tahun 2024 yang dilantik pada Selasa (10/2/2026) di Lantai 2 Kantor Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD).

Kaidel mengingatkan ramainya laporan baik lewat Medsos maupun WA pribadi soal perilaku sejumlah oknum pegawai yang dilantik sebelumnya. Dan akan ditindak tegas dalam tahun ini dengan penegakan disiplin termasuk Pemecatan.

“Ada yang datang hanya untuk absen, setelah itu pergi ojek. Ada yang absen lalu pergi berdagang di pasar, atau buka kios ” kesal Kaidel.

Bupati sangat prihatin dengan perilaku demikian lantaran para pegawai sudah digaji negara, tapi malah berebutan wilayah kerja dengan tukang ojek atau profesi lainnya.

Perilaku ini Kata Kaidel tak pantas dilakukan di tengah kondisi fiskal daerah yang terdampak akibat efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.

Apalagi Kepulauan Aru sendiri mengalami kelebihan pegawai sebanyak 3.150 tenaga kerja dari total 3.000 lebih PPPK yang direkrut sejak 2023-2024.

Akibat dari kebijakan pemerintah pusat yang melakukan efisiensi anggaran sehingga berdampak sampai ke daerah, seperti anggaran operasional tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini di pangkas hanya Rp 89 juta rupiah, paling cukup untuk bayar listrik dan air. Semua dana tersedot untuk membayar gaji kalian nanti karena tahun 2026 ini pemerintah daerah yang sudah membayar gaji bulan lagi lewat Pemerintah Pusat.” tutur Kaidel.

Bupati meminta tanggung jawab para pegawai dengan kerja produktivitas bukan menjadi beban daerah

Bupati Kaidel menginstruksikan para pegawai terutama guru dan tenaga kesehatan untuk segera meninggalkan Dobo dan kembali ke tempat tugas masing-masing. Supaya pelayanan di desa-desa tidak terbelangkai lantaran para pegawai tinggal di Kota.

“Buktikan bahwa kalian layak menerima gaji dari negara dengan bekerja keras dan pengabdian yang tulus,” ucap Kaidel.(IM/DW)

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru