Gubernur Maluku: Iman yang Hidup Harus Nyata dalam Keluarga dan Masyarakat

- Publisher

Monday, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Malteng–Gubernur Maluku menghadiri Ibadah Paskah Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Tahun 2026 bersama Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, anggota PGI, serta Majelis Pekerja Harian Jemaat GPM Suli Banda, yang berlangsung di Gereja Sola Scriptura, Suli-Banda, Senin (6/4/2026).

Perayaan Paskah tahun ini mengusung tema: “Kebangkitan Kristus Memberdayakan Gereja Rumah Tangga Semakin Beriman dan Sejahtera.”

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menegaskan bahwa Paskah merupakan peristiwa iman yang membawa arah, makna, dan harapan baru bagi kehidupan umat.

Ia menyebut kebangkitan Kristus tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan atas kematian, tetapi juga sebagai sumber kekuatan transformatif untuk memperbaharui iman dan menghadapi tantangan zaman.

“Tema Paskah tahun ini bukan hanya indah secara teologis, tetapi juga mengajak kita memperkuat keluarga sebagai pusat pembentukan iman. Dari keluarga, nilai kejujuran, kasih, dan tanggung jawab ditanamkan. Gereja membimbing, pemerintah memastikan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan yang layak bagi setiap keluarga,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan tiga pesan penting Paskah bagi masyarakat Maluku. Pertama, kebangkitan Kristus mengajak umat menata kembali keluarga sebagai fondasi pembangunan.

Menurutnya, ketahanan keluarga menjadi dasar terciptanya masyarakat yang kuat dan sejahtera.

Kedua, kebangkitan Kristus mendorong umat untuk bangkit secara ekonomi melalui kerja keras, kejujuran, dan semangat saling menolong. Pemerintah, lanjutnya, akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk berkembang di tengah tantangan global.

Ketiga, kebangkitan Kristus mengajak umat menghadirkan kehidupan sosial yang damai, rukun, dan penuh persaudaraan.

Ia menekankan bahwa pemerintah dan gereja memiliki peran yang sama dalam menghadirkan rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan.

“Dengan semangat kebangkitan ini, marilah kita melangkah dengan santun, bekerja dengan tulus, dan melayani dengan hati. Iman yang dirayakan harus tampak dalam tindakan nyata di tengah masyarakat. Par Maluku pung bae,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan selamat merayakan Paskah Kristus 2026 kepada seluruh jajaran Sinode GPM, Klasis Pulau-Pulau Banda, dan Jemaat GPM Suli Banda.

Ia berharap damai sejahtera Kristus yang bangkit senantiasa menyertai seluruh keluarga serta memampukan umat menjadi terang dan garam bagi dunia.

Ibadah tersebut turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota MPH Sinode GPM, pimpinan klasis, departemen dan badan non-departemen, pimpinan yayasan, jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua dan Anggota MPK Klasis GPM Pulau-Pulau Banda, Pendeta Yan Matatula selaku pemimpin ibadah, Ketua Majelis Jemaat Sola Scriptura, serta seluruh warga jemaat.(IM-06).

Berita Terkait

Kemenkum Maluku–STIA Trinitas Ambon Teken PKS Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Tri Dharma
Berkas dinyatakan lengkap, Sat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar serahkan tersangka pembunuhan ke JPU
RAHKAM Maluku Dorong Proses Hukum Transparan dalam Kasus Julham Waliuru
Transportasi Laut Terganggu; Warga Pertanyakan Jadwal Kapal Feri
Kasus Dugaan Penghinaan Adat di Negeri Luhu Masuk Tahap Penyelidikan
Gali Bukti Dua Perkara, Kejati Maluku Periksa Dirut dan Saksi Nasabah
Luncurkan Sekolah Lansia BKL Elim, Pemkot Wujudkan Kota Ramah Lansia dan Inklusif
Toisutta Sambangi Dua Lokasi Bencana Alam
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 30 April 2026 - 13:12 WIT

Kemenkum Maluku–STIA Trinitas Ambon Teken PKS Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Tri Dharma

Thursday, 30 April 2026 - 08:44 WIT

Berkas dinyatakan lengkap, Sat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar serahkan tersangka pembunuhan ke JPU

Thursday, 30 April 2026 - 05:56 WIT

RAHKAM Maluku Dorong Proses Hukum Transparan dalam Kasus Julham Waliuru

Thursday, 30 April 2026 - 05:52 WIT

Transportasi Laut Terganggu; Warga Pertanyakan Jadwal Kapal Feri

Thursday, 30 April 2026 - 05:48 WIT

Kasus Dugaan Penghinaan Adat di Negeri Luhu Masuk Tahap Penyelidikan

Berita Terbaru