Infomalukunews.com, Ambon- Generasi Muda Matlahul AnwaR (GEMA MA), mengingatkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk berhati-hati dengan Sekda Maluku Sadli Le.
“Pak Gubernur harus berhati-hati orang ini (Sadli Le) bisa membunuh semua orang dekat Pak Gubernur” kata Wakil Ketua Gema MA, Marwan Pattiasina via watsaap pada Senin (10/3).
Ia menambahkan kalau kependaian Sadli Le bisa lolos dari Gubernur Said Assagaf sampai ke Gubernur Murad itu benar-benar sangat lincah
“Bahkan di Gubernur Murad, dia (Sadli) bakil menghabisi orang-orang dekat Gubernur Murad yang pada awal-awal dia terancam karna dekat sama gubernur Said Assagaf dia (Sadli) pernah minta bantu mereka untuk selamatkan dirinya di posisi kepala Dinas” tambah Marwan
Ketika Sadali Le betul-betul dipercaya oleh Gubernur Murad Ismail dan ‘lolos lubang jarum’ langsung ia merubah keadaan dan suhu politik Maluku.
“Dia menghabisa orang Gubernur Said Assagaf dan orang dekat Gubernur Murad” tambah Marwan
Ia bahkan meyakinkan Murad Ismail dengan mengatasnamakan Anak Seram, untuk mengelabui dan menakut-nakuitin Murad Ismail.
“Ketika pilkada kemarin dia (Sadli) berusaha untuk memenangkan Murad Ismail namun karna desakan rakyat makin kencang untuk Lawamena menang, Sadli mulai merubah peran main dua kaki” tambah Marwan
Ia menambahkan itu dibuktikan dengan istrinya yang merupakan Anggota DPRD Maluku Fraksi PAN, dan banyak kepala-kepala dinas yang mengeluh atas perintah yang di mainkan Sadli.
“Kalau dia (Sadli) lolos di Gubernur Hendrik lagi ini sangat-sangat luar biasa dan dia bisa di bilang Suhu Politik dua kaki” tambah Marwan
Ia menambahkan kalau sekarang ini Sadli Le sudah menghiyanati Murad Ismail yang tadinya merupakan orang yang paling berjasa kepada dirinya naik sampai posisi Pj Gubernur.
“Jangan biarkan orang yang seperti ini, ini namanya orang munafik. Tidak bisa dipegang, nanti ketika keterburukan datang mengenal pak Hendrik orang seperti Sadli yang akan menyelamatkan dirinya pertama kali dan meningalkan pak Hendrik” tambah Marwan
Ia menambahkan Sadli Le juga dinilai gagal dalam memimpin birokrasi, sehinga sudah layaknya Sadli Le diganti dari jabatan Sekda Maluku.
“Banyak kasus yang sudah di bicarakan di media-media malah menambah rusak kepemimpinan yang bersih ini oleh seorang Sadli Le apabila masih dipertahankan” tambahnya(IM-03)







