IM-Ambon;- Grab di Ambon, Maluku menggalang donasi untuk warga yang terdampak bentrok di Maluku Tengah, Sabtu (29/1).
Hasil donasi dari kampanye bertajuk ‘Katong Ada Untuk Kariuw’ itu akan disalurkam dalam bentuk sembako.
Koordinator Grab Ambon, Cecep menuturkan kegiatan tersebut sebagai bentuk kemanusian terhadap warga yang kini terdampak bentrokan.
“Semoga donasi ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita, terutama warga Kariuw yang terdampak bentrok,” ujar Cecep disela-sela penggalangan donasi di jalan Sultan Hairun.
Dihari pertama, kata Cecep penggalanan donasi di dua titik seperti di jalan Sultan Hairun dan jalan Soabali donasi yang terkumpul sampai dengan Rp4 juta.
Cecep melanjutkan rencana penggalangan donasi dengan melibatkan seluruh anggota Grab di Kota Ambon akan berlangsung selama tujuh hari.
“Anggota kita ada sekitar tiga ratus orang lebih, rencana mereka akan akan turun ke jalan untuk membantu warga di lokasi pengungsian di Desa Aboru,”ucapnya.
Sebelumnya, bentrokan antara warga Desa Kariuw dan Desa Ori, Kecamatan Pulau Haruku, Maluku Tengah, pecah pada Rabu (26/1).
Sejumlqh rumah penduduk terbakar dalam peristiwa tersebut. Selain itu, Polda Maluku mencatat hingga saat ini setidaknya ada dua orang tewas.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Mohamad Roem Ohoirat mengatakan bahwa kericuhan semula berawal dari kesalahpahaman antara dua orang warga kampung yang bertetangga.
“Kemarin sore terjadi sesalahpahaman antara dua orang warga,”kata Ohoirat, Rabu (26/1).
Ia menyebut masalag tersebut kemudian berbuntut panjang hingga akhirnya terjadi konsentrasi massa yang menganiaya seorang warga.
Penganiayaan itu tak juga terselesaikan dan malah menyulut pertikaan antara warga dua desa yang pecah pada hari ini. (Red)






