Infomalukunews.com,Ambon — Forum Pemuda Pulau Buano Maluku (FPPB-M) menyalurkan bantuan Paket sembako dari Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, kepada masyarakat tidak mampu, Lansia, Penyandang Disabilitas, pemangku agama, dan adat di Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat 28 Maret 2025.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah Provinsi terhadap kesejahteraan hidup warga di Wilayah kepulauan terpencil di bulan ramadan menjelang perayaan hari Raya Idul Fitri 1446 Hijiriah.
Ketua FPPB Maluku, Imbing Tuhuteru, menyatakan, bantuan tersebut mencakup ratusan paket sembako (beras, minyak, gula dan terigu yang dibagikan secara merata kepada tiga kelompok penerima di antaranya:
Keluarga kurang mampu yang membutuhkan, ada Lansia, penyandang Disabilitas, pemangku Agama dan 30 kepala Dati di Negeri Buano Utara.
“Ini adalah wujud nyata sinergi FPPB Maluku dengan Pemprov Maluku,
Kami pastikan kalau bantuan ini tepat sasaran, termasuk mereka yang menjaga nilai sosial dan budaya di Buano Utara, tegas Tuhuteru.
Bantuan ini merupakan kecintaan Gubernur Hendrik Lewerissa kepada Masyarakat Buano Utara, untuk mengurangi disparitas ekonomi di daerah terluar, tertinggal dan terbelakang.
Pak Gubernur, ingin pulau-pulau kecil seperti Buano tidak tertinggal. Bantuan ini sekaligus bentuk penghargaan dan santunan di bulan Ramadan kepada pemangku agama dan pemangku adat yang menjadi pilar masyarakat. “Ujar Imbing.
Raja Buano Utara, Ahmad Nurlette mengapresiasi atas penyaluran bantuan Gubernur Maluku oleh FPPB Maluku bertepatan dengan perayaan hari raya Idul fitri 1446 Hijriah di Negeri Buano Utara.
Paket sembako seperti ini jarang kami dapatkan, dan Alhamdulillah kita bisa di bantu oleh Gubernur kita. Semoga mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan.
“Kita doakan kesehatan dan kesuksesan buat Gubernur, Pak Hendrik Lewerissa untuk bisa memimpin Maluku ini jauh lebih baik dari sebelumnya,”
Harapan saya semoga ada program prioritas yang akan direalisasi juga di masa kepemimpinan Lawamena selama 5 tahun, berupa Talaga Namaola dan Puskesmas Buano Utara. Ungkapnya.
Kepala Soa Nuru Eti, Hamdan Tuhuteru mengapresiasi langkah Gubernur dan FPPB Maluku.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sangat membutuhkan yang juga memiliki kesulitan secara ekonomi.
Salah satu penerima, Ali Lukaraja Penyandang Disabilitas, mengungkapkan rasa syukur:
“Harga sembako di pulau ini sangat mahal. Bantuan seperti ini adalah doa kami untuk bisa mengurangi beban bidup yang kami alami.
FPPB Maluku berkomitmen distribusi bantuan paket Sembako di perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah selesai dan akan dilaporkan hasilnya ke Gubernur Maluku. Kegiatan ini diharapkan menjadi sinergitas dan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dan pemangku adat dan agama dalam membangun Maluku yang lebih baik. “Tutupnya. (IM-G)







