Forum Peduli Masyarakat Maluku Angkat Suara Usut Tuntas Kasus Dugaan Dana Stunting

- Publisher

Thursday, 20 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon-Ketua Umum Forum Peduli Masyarakat Maluku, M, Yani Kella. angkat suara terkait anggaran Rp 1.5 Miliar yang merupakan dana Stunting di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku yang diduga Fiktif

Pasalnya menurut Ketum, sekarang ini Maluku sedang dalam krisis kejujuran, krisis amanah,krisis orang-orang jujur, pemimpin yang adil dan berpihak pada rakyat sulit ditemukan.

“Salah satu fokus pemerintah provinsi Maluku saat ini adalah pencegahan stunting, upaya ini bertujuan agar anak-anak Maluku dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.” jelas Kella, dalam rilisnya yang diterima Infomalukunews.com melalui via WhatsApp, Kamin 20/07/23 menyatakan.

Namun kata Kella, pada kenyataannya anak-anak Maluku masih di bilang sangat buruk di lihat dari sisi kesehatan di lihat dari sisi pertumbuhan anak di Maluku.

Mengutip dari informasi media online Porostimur.com, Ambon – terkait Komisi IV DPRD Maluku bakal meminta audit terhadap dugaan Laporan Pertanggungjawban (LPJ) fiktif pengelolaan alokasi dana Stunting Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

“Hal ini didasarkan dari fakta penggu­naan anggaran stunting untuk kepen­tingan perjalanan dinas dan belanja operasional lainnya pada OPD Dinas Kesehatan dan Balai Paru Provinsi Maluku tetapi tidak digunakan bagi kasus stunting.” ujarnya.

Menurut Kella, perlu adanya langkah-langkah hukum terhadap pengelolaan alokasi anggaran untuk penanganan stunting tersebut, mengingat dalam realiasinya tidak masuk akal.

“Dari alokasi Rp 1,5 Miliar lebih untuk penanganan stunting pada Dinas Kesehatan Maluku Tahun 2022, Rp 900 juta lebih digunakan untuk biaya perjalanan Dinas, Rp 400 juta lebih untuk belanja operasional, sementara belanja lokus stunting nol rupiah, tapi apa yang terjadi di Dinkes sangat tak wajar.” ungkapnya

Kella menegaskan, dari alokasi Rp 1,5 Miliar lebih untuk penanganan stunting pada Dinas Kesehatan Maluku harus transparan karna dinilai tidak tepat sasaran merugikan masyarakat, sehingga berbagai protes akan mulai bermunculan dari masyarakat.

“Bukan saja dari kalangan masyarakat, Kritikan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Maluku. Karena mereka juga memiliki fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah.” tegas Kella

Tak hanya itu Kella juga mengajak masyarakat Maluku untuk menilai dan mempercayai pemimpin yang bisa melihat kepentingan masyarakat.

“Permasalahan aktual dewasa ini di tandai dengan adanya krisis idealisme dan kegersangan eksistensi dalam diri pemimpin.” ucapnya.

Lanjutnya, krisis tersebut membawa ancaman eksistensial yang rill terhadap hidup dan lingkungan kehidupan masyarakat Maluku, akibatnya pemimpi sekarang mendepersonalilasi diri demi pragmatis kenikmatan material dn supremasi kekuasaan (will to power).

“Kami dari Forum Peduli Masyarakat Maluku
(FGPM Maluku) mendesak Komisi IV DPRD Provinsi Maluku harus merekomendasikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku guna mengusut dugaan dana stunting di Dinas Kesehatan yang lagi fiktif.” pungkasnya. (IM-Kiler)

Berita Terkait

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Berita ini 1,509 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Berita Terbaru