IM-Ambon-Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku melakukan langka strategis dalam menjaga lingkungan yang ketersedian debit air.
Oleh karena itu BWS Maluku teleh menyiapkan 5000 pohon produktif untuk merawat lingkungan.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Marva Ranla Ibnu, yang di wakili oleh ketua Pelaksana kegiatan Amaraldo Azmi saat ditemui awak media mengatakan.
“Rangkaian kegiatan yang dilaksankan di hari ini sedunia itu adalah menanam pohon yang jumlahnya minimal sekitar 300 pohon produktif.” ujarnya, Jumat 17/03/23.
Amar katakan, Penanaman yang dilakukan kegiatan tersebut dengan menanam sebanyak 25 pohon Ceck Dam Rinjani secara simbolis.
“Selain ceck dam Rinjani, di bendungan Waeapo, Bendungan Waeleman dan kantor irigasi Pulau Buru juga melaksankan kegiatan yang sama.” ungkap dia.
Ada pula kata dia, penanaman secara simbolik hanya 25 pohon produktif dari 5000 anakan yang disiapkan, dan ini merupakan rangkian dari Peringatan Hari Air Sedunia (HAS) ke-31 tahun yang digelar BWS Maluku.
Lebih lanjut, BWS Maluku juga sedang melaksanakan pembangunan proyek pengendalian sedimen (Check Dam) sebagai langkah mengendalikan banjir. Di lokasi tersebut, BWS juga menyiapkan 501 pohon untuk ditanam nantinya.
“Rencana masa depan, untuk memelihara debit air saat muslim kemarau. Karena itu, melalui pelaksanaan kegiatan hari air sedunia, diharapkan masyarakat yang lebih pro aktif dan dominan untuk melakukan penanaman pohon.” pungkasnya
Kegiatan itu juga dihadiri Rektor Universitas Pattimura Ambon, Marthinus Johanes Saptenno, Direktur Poltek Ambon Daddy Mairuhu, Rektor UKIM Henky Herzon Hetharia, lima pimpinan Unit Pelaksana Teknis diantaranya, Balai Jalan, Balai Perumahan dan Pemukiman, Balai Cipta Karya dan balai BP2JK dan stakeholder lainnya.(IM-06)






