BPOM Talkshow Milenial Terkait Kosmetik Online

- Publisher

Wednesday, 14 August 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON- Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Ambon mengadakan Talk Show agar generasi milenial cerdas memilih kosmetik yang aman digunakan. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Santika Ambon, Selasa (13/8/2019).

Talk Show menghadirkan pembicara dari Deputi Bidang Pangawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmestik RI Mayagustina Andarini.

Kegiatan yang diprakarsai oleh BPOM ini bertujuan mengedukasi masyarakat terutama generasi milenial yang cenderung berbelanja online.

“Genarasi muda atau milenial menjadi sasaran dari talk show ini agar uang yang dibelanjakan sepadan dengan apa yang harusnya didapatkan,” ujar Mayagustini kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Menurutnya para milenial perlu tahu kalau banyak beredar di pasaran, kosmetik ilegal yang mengancam kesehatan. Temuan BPOM tahun 2018, ungkapnya, senilai Rp 128 miliar merupakan kosmetik ilegal.

Dlalam menghadapi produk ilegal ini diakui BPOM lebih banyak melakukan sampling maupun pemeriksaan laboratorium. Tapi paradigma ini, sedikit berubah.

BPOM mulai jemput bola, memberikan pencerahan terutama generasi milenial bahwa kosmetika yang dibeli online seharusnya produk yang aman.

Itulah mengapa talkshow diperlukan karena mengungkap trik-trik memilih kosmetik yang baik, misalnya ceklik kemasan lebel, izin edar dan tanggal kalau kadaluarsa.

Dan proses tersebut dapat dilakukan di handphone dengan cara download ceklik untuk mengetahui penjualan online itu sudah terdaftar atau belum. Dan segera laporkan apabila mengalami hal- hal negatif

Andarini menambahkan, omset yang didapatkan oleh para penjual kosmetik secara online adalh cukup besar, sehingga dapat disalah gunakan oleh para pelaku usaha. Untuk itu, diharapkan bagi generasi milenial untuk dapat mengupdate selalu informasi melalui media sosial yang ada sehingga mereka tahu dan sadar bahwa kecantikan itu perlu tapi harus dibarengi dengan sesuatu yang halal dan baik.
,
“Informasi yang diketahui tidak hanya berhenti pada diri sendiri akan tetapi dapat disebarluaskan kepada lingkungan, keluarga sehingga yang lainnya dapat menerima manfaat ini secara bersama-sama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Kota Ambon, Hariani menjelaskan, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk kepedulian BPOM terhadap masyarakat untuk tetap mengarahkan anak muda di kota Ambon agar lebih paham dalam memilih kosmetik apalagi secara online, sekaligus mangantisipasi anak muda agar tidak berbelanja kosmetik yang legal dan tidak memenuhi standar.

“Kita berikan pengetahuan, bagaimana cara melihat registernya, memilih kosmetik yang aman, legalitas dari sebuah produk kosmetik,” akui Hariani.

Menurutnya, BPOM tidak dapat berjalan sendiri, karena itu yang utama adalah generasi muda harus memilih kosmetik yang benar-benar legal. (dd)

Berita Terkait

Hani Tamtelahitu Menerima SK Sebagai PLT Dinas Dukcapil kota ambon
Akerina Didesak Evaluasi Kepsek Merangkap Penjabat Desa
Kadis Pendidikan KKT Ingatkan Sekolah Transparan Kelola Dana BOS
Gubernur Ikuti Rakornas Wasin 2021 secara Virtual
PDI Perjuangan Kabupaten Buru Gelar Rapat Kerja Cabang.
Mercy C Barendz Sosialisai 4 Pilar Kebangsaan Di Namlea.
Jelang Ramadhan Polres Malteng Gelar Baksos Di Seluruh Mesjid.
2 SD Al-Hilaal Namlea Laksanakan UAS
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 17 May 2022 - 17:55 WIT

Hani Tamtelahitu Menerima SK Sebagai PLT Dinas Dukcapil kota ambon

Friday, 6 August 2021 - 16:11 WIT

Akerina Didesak Evaluasi Kepsek Merangkap Penjabat Desa

Thursday, 24 June 2021 - 15:03 WIT

Kadis Pendidikan KKT Ingatkan Sekolah Transparan Kelola Dana BOS

Friday, 28 May 2021 - 04:18 WIT

Gubernur Ikuti Rakornas Wasin 2021 secara Virtual

Monday, 24 May 2021 - 15:33 WIT

PDI Perjuangan Kabupaten Buru Gelar Rapat Kerja Cabang.

Berita Terbaru

Promosi

Gerakan Tuntas Anti Korupsi Apresiasi Kinerja DLHP Kota Ambon

Thursday, 16 Apr 2026 - 10:34 WIT