BPKP Wilayah Maluku Diduga Perlambat Hasil Audit Kasus Korupsi Air Bersih Pulau Haruku.

- Publisher

Tuesday, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon–Kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Desa Pelauw, dan Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), hilang ditangan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Diduga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Maluku memperlambat.

Bagaimana tidak, kasus yang menelan anggaran miliaran rupiah itu, hingga kini belum ada titik terang, padahal kasus tersebut sudah bergulir lama dimeja tim penyidik Kejati Maluku.

Mirisnya, tim penyidik Kejati Maluku, melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku saat dikonfirmasi mengatakan, kendala pada kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Pulau Haruku, hingga saat ini tim bersama BPKP belum turun langsung ke kelokasi.

Padahal, jarak tempu dari pulau Ambon ke pulau Haruku Sangat Dekat Sekali, pihak BPKP beralasan kalau masih berhalangan ke pulau haruku karena kendala cuaca.

PROYEK AIR BERSIH DI PULAU HARUKU YANG BERMASALAH

“Cuaca masih belum mendukung, untuk tim bersama-sama dengan pihak BPKP untuk turun ke lokasi,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Ardi, Selasa (04/11/2025)

Hal itu mendapat sorotan dari, praktisi hukum Muhammad Gurium, menurutnya lambannya penanganan kasus-kasus korupsi di Kejati Maluku, selalu beralasan yang tidak subtansi termasuk kasus air bersih di pulau Haruku.

“Mestinya harus dipercepat, apalagi sudah ada indikasi kerugian negara, kalau ini diperlambat maka, akan ada kecurigaan terhadap nama lembaga tersebut,” ucapnya.

Kata dia, kalau sampai kasus ini tidak jalan atau jalannya lambat, itu tentunya patut diduga adanya ruang-ruang lobi yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum BPKP di Kejati sendiri.

Untuk menghindari dugaan-dugaan ini, lanjutnya, Kejati sudah harus mengekspos kasus untuk penetapan tersangka, Sampai dengan saat ini, banyak kasus yang ditangani Kejati Maluku selalu lamban, olehnya itu harus menjadi perhatian bersama untuk dikawal, termasuk komisi pengawas jaksa harus proaktif.

“Harapan kita semoga pekan ini sudah ada peningkatan penanganan kasus air bersih di pulau Haruku, itu ada titik terang,” pungkas Gurium

Sebelumnya, pihak Kejati Maluku menyebut ada indikasi korupsi, selama pemeriksaan saksi-saksi di proyek air bersih pulau haruku oleh tim penyidik.

“Ya selama pemeriksaan, ada terdapat indikasi korupsi di proyek air bersih pulau haruku,” pungkasnya.

Diketahui, proyek yang mengunakan anggaran sebesar Rp.13 miliar itu, dananya sudah 100 persen cair, namun pekerjaan gagal total.

Proyek tersebut bersumber dari anggaran PEN, pinjaman pemerintah Provinsi Maluku senilai Rp.700 miliar dari PT SMI untuk pemumlihan ekonomis pasca covid-19. Peruntukan dana pinjaman ini bisa dikatakan salah sasaran.

Anggaran ratusan miliar itu lebih banyak dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur yang tidak ada hubungan dengan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19 saat itu. (IM-06)

Berita Terkait

Tambang Ilegal Ancam Bendungan Wai Apu, FPAB Minta Presiden Bertindak
LSM DESAK POLDA MALUKU  SEGERA TAHAN ARIEF TJITROKUSUMA, USAI PRAPERADILAN DITOLAK PN AMBON, ATAS DUGAAN KASUS PENJUALAN OLI PALSU
100 Personel Brimob Dilatih Tangani Kerusuhan, Kapolda Maluku Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis
“SKANDAL JABATAN! Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Lantik Kabid ‘Loncat Jabatan’, Abaikan Baperjakat Disinyalir Tipu Negara!”
DIDUGA TERLIBAT KASUS HUKUM, ALKATIRI TIDAK PENUHI SYARAT PDLT
“BMIT Bongkar Dugaan Skandal, Desak Kemendagri Coret Robby Sapulete dari Bursa Sekot Ambon”
Ketua DPRD Maluku Perdalam Wawasan Geostrategis di Retret Lemhanas
Distribusi BBM di Maluku Jadi Sorotan, Komisi II Siap Kawal
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 16:54 WIT

Tambang Ilegal Ancam Bendungan Wai Apu, FPAB Minta Presiden Bertindak

Saturday, 18 April 2026 - 14:32 WIT

LSM DESAK POLDA MALUKU  SEGERA TAHAN ARIEF TJITROKUSUMA, USAI PRAPERADILAN DITOLAK PN AMBON, ATAS DUGAAN KASUS PENJUALAN OLI PALSU

Saturday, 18 April 2026 - 12:24 WIT

100 Personel Brimob Dilatih Tangani Kerusuhan, Kapolda Maluku Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis

Saturday, 18 April 2026 - 11:36 WIT

“SKANDAL JABATAN! Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Lantik Kabid ‘Loncat Jabatan’, Abaikan Baperjakat Disinyalir Tipu Negara!”

Saturday, 18 April 2026 - 09:05 WIT

DIDUGA TERLIBAT KASUS HUKUM, ALKATIRI TIDAK PENUHI SYARAT PDLT

Berita Terbaru

Daerah

DIDUGA TERLIBAT KASUS HUKUM, ALKATIRI TIDAK PENUHI SYARAT PDLT

Saturday, 18 Apr 2026 - 09:05 WIT