Berakhir Ricuh Penetapan SK Saniri Negeri Titawaai.

- Publisher

Monday, 23 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

IM-Malteng-Pejabat Negeri Titawaai S. Nahuway gelar rapat penyampaian penetapan SK Saniri baru, pada jumat 20/10/2023.

Rapat yang dipimpin PJ Negeri Titawaai, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah itu berakhir ricu antara Masyarakat, anak-anak soa, dan saniri negeri lama dengan PJ Titawaai.

Informasi yang diterima awak media dari masyarakat, anak – anak soa dan saniri lama lewat via telepon, dirinya menjelaskan bahwa kericuan ini berawal dari Pembacaan SK Saniri PAW oleh PJ Negeri Titawaai S. Nahuway.

“Oleh karena itu Masyarakat, saniri lama, dan anak – anak soa dengan PJ snegeri Titawaai akhirnya ricuh.” ungkap M. Nuhuway

Hal itu lantaran mereka menolak keras SK Saniri PAW.

“SK itu tidak sah karena tabrak aturan yang berlaku, baik karena tidak sesuai dengan aturan adat yang ada di negeri Titawaai dan juga Permennagri no. 110 Tahun 2016 Tentang; Badan Permusyawaratan Desa.” ujarnya.

Untuk itu masyarakat negeri Titawaai, anak – anak soa serta saniri negeri menolak dengan tegas SK saniri yang baru.

“Karena pemilihan saniri lama itu dilakukan sepihak mereka berjalan dari rumah ke rumah dengan secarik kertas untuk menanda tangani persetujuan pengangkatan saniri baru. Suatu Fenomena baru yang muncul di dalam negeri Titawaai yang bertabrakan dengan aturan hukum maupun adat negeri Titawaai.” cetus Nuhuway

Untuk itu lanjutnya, seratus persen masyarakat negeri Titawaai menolak keras SK Saniri yang baru.

“Masyarakat dan saniri negeri lama serta anak – anak soa menyatakan PJ Bupati Maluku Tengah dan juga camat Nusalaut harus bertanggung jawab atas masalah yang terjadi di negeri Titawaai.” ucapnya kesal

Dikatkan, karena camat menyampaikan kepada saniri negeri yang lama , bahwa akan dibatalkan SK saniri baru tapi kenyataannya SK saniri baru diumumkan kepada masyarakat sehingga terjadi kericuan besar dalam masyarakat .

“Masyarakat menyatakan sikap tegas , jangan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Camat membuat kehancuran dalam negeri Titawaai dikarenakan ada kedekatan dengan orang-orang tertentu yang ada dibelakang masalah ini, untuk

kepentingan pribadi sehingga mengorbankan masyarakat negeri Titawaai.” tandasnya. (IM-06).

Berita Terkait

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Berita ini 326 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Berita Terbaru