Infomalukunews.com,Dobo – Bentrokan antar kelompok pemuda kembali terjadi di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Aksi saling serang berlangsung di depan Polsek dan lorong PLN Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIT siang hari saat masyarakat sedang melakukan aktivitas. beberapa jalan utama mengalami kemacetan akibat bentrok tersebut mulai dari depan Polsek, depan SMP 1 dan depan besi tua.
Informasi yang dihimpun, Dalam peristiwa tersebut, ada warga yang dilaporkan mengalami luka akibat terkena tembakan senapan angin.
Pantauan media ini bentrokan melibatkan kelompok pemuda Lorong Laser dan Besitua dengan kelompok pemuda Kompleks Kampis
Saat bentrokan berlangsung mereka menggunakan sejumlah benda berbahaya, seperti panah wayer, senjata tajam, batu, hingga senapan angin.
Informasi sementara menyebutkan, kejadian bermula ketika sejumlah pemuda dari Kompleks Kampis yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras berada di sekitar depan Polsek Pulau-Pulau Aru.
Tidak lama berselang, kelompok tersebut diduga melakukan penyerangan menggunakan senapan angin ke arah pemuda Lorong Laser dan Besitua yang berada di sekitar SD Inpres 4 Dobo.
Serangan itu kemudian memicu aksi balasan. Kelompok pemuda Lorong Laser dan Besitua diduga menyerang balik menggunakan panah wayer dan lemparan batu hingga bentrokan meluas.
Peristiwa tersebut juga diduga dipicu informasi terkait seorang pelajar asal Kompleks Kampis yang disebut terkena panah saat pulang sekolah. Namun, informasi tersebut masih dalam penyelidikan aparat keamanan.
Hingga saat ini, korban dilaporkan dalam
Merespons kejadian tersebut, personel Polres Kepulauan Aru yang dipimpin Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Djesy Batara, S.Sos, bersama anggota TNI langsung turun ke lokasi untuk membubarkan massa yang terlibat bentrokan.
Aparat gabungan juga melakukan pengamanan di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi aksi susulan.
“Pengamanan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya depan SMP Negeri 1 Dobo, kawasan Besitua, depan Polsek Pulau-Pulau Aru, serta kawasan Air Merah,” .
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan mencegah terjadinya bentrokan lanjutan antar kelompok pemuda.
Hingga berita ini diterbitkan, kondisi di lokasi kejadian mulai berangsur kondusif. Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti bentrokan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Diharapkan semua kelompok pemuda menahan diri sehingga tidak ada lagi konflik demi Aru yang aman dan Damai.(IM-03)







