Infomalukunews.com,Ambon–Belum genap sepuluh hari kerja sebagai wakil gubernur provinsi Maluku, Abdullah Vanath sudah membuat keonaran diruang publik.
Keonaran tersebut saat pernyataan Abdullah Vanath baru-baru ini dianggap telah menghina agama islam.
Hal itu terlihat dalam unggahan akun Facebook Tamrin Laode dilansir pada Minggu, 9 Maret 2025.
Dalam unggahan tersebut tampak wakil gubernur Maluku, Abdullah Vanath sedang diwawancarai oleh sejumlah wartawan.
Ia mengatakan bahwa gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa memberikan perhatian serius di bulan puasa.
“Jadi orang Islam ini siang dong tar makan tapi malam dong makan banyak, uang tar ada tapi baju baru banya, keadaan seperti ini bisa menimbulkan inflasi, ” ujar Wagub Vanath.
“Bapak gubernur perintahkan ini harus di pantau di 11 Kabupaten/Kota.Oleh karena itu saya baru saja selesai rapat menindaklanjut perintah gubernur, ” sambungnya.
Dari pantauan media ini, sekiranya unggahan tersebut telah ditonton oleh puluhan ribu warganet.
Sontak pernyataan AV sapaan akrab Abdullah Vanath digeruduk netizen di kolom komentar pada pemilik postingan.
“Pak perlu Kaji kembali Inflasi , dan Apa hubungannya inflasi dengan Orng Islam bicara takaroan saja, ” tulis M Sangaji.
“tdk masalah makan banyak yg penting duit sendiri bukan duit negara.. kok bapak yg repot,” kata Titin Kia Asman.
“Orang islam ni Siang tar makan tapi malam makan banya. Uang sg ada tapi baju baru banya. Maksudnya kalimat ini apa?,” tambah Rahman Jalaludin Umasugi.
“Astaghfirullah,” tulis Tezar Anarq.
“Waduh menyinggung umat islam nih, ” tulis Arish Fiang.
Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan secara filosofis dari wakil gubernur Maluku soal makna dari pernyataannya yang membuat polemik di media sosial.(IM-03)







