Assagaff Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar

- Publisher

Monday, 29 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON-Aksi bom bunuh diri Katedral Hati Kudus di Makassar mendapat banyak kecaman. Aksi tersebut tidak hanya merusak hubungan antar sesama manusia, tapi juga sangat dikecam oleh Al-Qur’an.

Jangankan di sebuah tempat dan waktu yang damai. Di saat peperangan saja, semua rumah ibadah, gereja, sinagog, kuil maupun pura, mendapat perlindungan dari upaya pengrusakan.

“Itu ditegaskan dalam Al-Quran, lihat Surah, Al-Hajj: 40,” kata Said Assagaff kepada infomalukunews.com, Senin (29/3/2021) melalui WhatsApp.

Mengutip, rilis Shamsi Ali, Imam Masjid Kota New York yang juga USA Presiden Nusantara Foundation, Said Assagaff mengajak semua pihak menahan diri dari “finger pointing” atau menuding agama dan kelompok agama tertentu.

Menurut mantan Gubernur Maluku itu, pemboman dengan menargetkan jemaat misa di Katedral tersebut bukan hanya merusak fasilitas dan umat di katedral itu tapi juga merusak perdamaian.

Yakni pengrusakan kepada dunia, merusak hubungan antar manusia, bahkan merusak kehidupan manusia itu sendiri.

“Dan Allah membenci mereka yang melakukan kerusakan, lihat Qur’an surah Al-Qashas: 77,” ujar Assagafff.

Menurutnya terorisme tidak mengenal batas-batas agama. Seperti halnya Shamsi Ali, Assagaf juga menyatakan terorisme memang tidak mengenal agama, bahkan tidak beragama.

“Kejadian-kejadian terakhir di dunia kita, termasuk di Amerika, membuka mata dunia bahwa kekerasan dan terorisme bisa dilakukan oleh dan menarget siapa saja,” ujar Assagaff masih mengutip pernyataan Shamsi Ali.

Assagaf juga meminta seluruh tokoh agama di Maluku yang dikenal dengan sebutan negeri raja-raja ini senantiasa memberikan edukasi kepada umat masing-masing tentang pentingnya kerukunan umat beragama.

“Sejarah kelam masa lalu berupa konflik kemanusiaan di Maluku, hendaknya menjadi peringatan dan pelajaran yang sangat berharga,” katanya.

Di lain pihak, para kepala negeri dan perangkatnya, agar terus menggaungkan pentingnya hubungan pela gandong bagi sesama orang Maluku.

Hubungan persaudaraan semacam itu, ujar Assagaff, satu-satunya warisan para Datuk yang  mampu mengeluarkan Maluku dari setiap upaya yang mengancam perdamaian di antara sesama umat beragama di Maluku.

Menyikapi bom bunuh diri Makassar, sebagaimana dalam rilisnya ke umat muslim di Indonesia, Shamsi Ali mengaku banyaknya pesan yang masuk mempertanyakan sikap dirinya terhadap bom bunuh diri di Makassar.

Maka Shamsi Ali secara terbuka mengutuk keras bom bunuh diri di Kota Makassar yang juga kota kelahirannya itu.

Menurutnya, siapapun pelaku dan tergetnya atau apapun alasan dan motifnya, bom bunuh diri itu terkutuk. Apalagi dilakukan di Nisfu  Sya’ban menjelang Ramadan yang dihormati umat muslim dengan menarget rumah ibadah dengan tujuan menghilangkan nyawa rakyat sipil.

“Karenanya sekali lagi, siapa pun pelakunya, siapapun tergetnya, dan apapun motifnya, saya kutuk kejadian bom bunuh diri di Kota Anging Mammiri,” cetus ulama Amerika asal Indonesia itu.

Di ujung rilisnya Shamsi Ali juga mengajak setiap muslim menjadikan radikalisme dan terorisme sebagai musuh bersama kemanusiaan.

Dia mengimbau semua pribadi muslim bersama-sama memerangi “akar” kekerasan dan terorisme, termasuk ketidak adilan yang masih mendominasi dunia saat ini.(pom)

Berita Terkait

Pembangunan Gedung Baru MUI Akan Monumental Bagi Ummat Islam
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sebaga Kiprah Moral Dalam Tantangan Era Postrhut
Polda Maluku Didesak Tindak Oknum Aktivis Pelaku Teror dan Intimidasi Pejabat Publik
Trayek Kapal Sabuk Nusantara Dihapus Sepihak, Komisi III DPRD Maluku Murka
LKI Maluku Memberikan Apresiasi Atas Kunjungan Menteri Agama Ke Maluku Besok.
Di BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ketua PWPM Maluku Rimbo Bugis Bicara Kepemimpinan Profetik 
Pemuda Muhammadiyah Maluku Mendukung, Kebijakan Gubernur Hendrik, Terkait Pengajuan Pinjaman Rp 1,5 Triliun Ke PT SMI
Bupati Kaidel Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan Nasional.
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 11 February 2026 - 21:32 WIT

Pembangunan Gedung Baru MUI Akan Monumental Bagi Ummat Islam

Wednesday, 4 February 2026 - 21:09 WIT

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sebaga Kiprah Moral Dalam Tantangan Era Postrhut

Monday, 2 February 2026 - 07:17 WIT

Polda Maluku Didesak Tindak Oknum Aktivis Pelaku Teror dan Intimidasi Pejabat Publik

Tuesday, 20 January 2026 - 16:15 WIT

Trayek Kapal Sabuk Nusantara Dihapus Sepihak, Komisi III DPRD Maluku Murka

Thursday, 15 January 2026 - 15:40 WIT

LKI Maluku Memberikan Apresiasi Atas Kunjungan Menteri Agama Ke Maluku Besok.

Berita Terbaru

Headline

Pembangunan Gedung Baru MUI Akan Monumental Bagi Ummat Islam

Wednesday, 11 Feb 2026 - 21:32 WIT

Daerah

Rugikan Negara Rp1,4 Miliar, Kejari Tual Tahan Dua Tersangka.

Wednesday, 11 Feb 2026 - 18:47 WIT