Apa Kabar Kasus  Dana Hibah Puluhan Miliar PSDKU Aru?, Inspektorat Didesak Selesaikan Hasil Audit.

- Publisher

Thursday, 26 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews,.com, Dobo- Keterlambatan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Aru dalam mengeluarkan hasil audit PSDKU Aru dipertanyakan masyarakat.

Hingga saat ini, hasil audit yang sangat dinantikan publik tersebut belum juga di selesaikan, padahal audit ini merupakan pintu masuk utama bagi Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melanjutkan proses hukum dan mengusut secara tuntas dugaan tindak pidana korupsi PSDKU Aru lewat dana Hibah Rp 82 M itu. Kata salah satu masyarakat Aru Randy Walay belum lama ini

Kami menilai, hal ini dapat menghambat kerja APH, Memperpanjang ketidakpastian hukum,

Dan memunculkan kecurigaan publik adanya upaya melindungi pihak-pihak tertentu.

Perlu ditegaskan, uang PSDKU Aru adalah uang negara dan uang rakyat, yang kerugian nya bisa mencapai puluhan miliar, sehingga tidak ada alasan apa pun untuk berlama lama dengan hasil audit.

Dengan ini sebagai masyarakat dan pemuda Aru menyatakan sikap:

Mendesak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Aru segera mengeluakan hasil audit PSDKU Aru tanpa alasan apa pun.

Meminta APH tidak menunggu terlalu lama dan segera mengambil langkah hukum lanjutan berdasarkan kewenangannya.

Menolak segala bentuk intervensi, kompromi, dan permainan kepentingan yang berpotensi mengaburkan penegakan hukum kasus PSDKU Aru.

Kami mengingatkan, jika hasil audit terus diperlambat, maka hal ini akan kami anggap sebagai pembiaran terhadap dugaan korupsi dan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik.

Penegakan hukum harus berdiri di atas prinsip transparansi, keberanian, dan keadilan, bukan kepentingan elit atau kekuasaan tertentu.

Kasus PSDKU Aru harus dibuka seterang-terangnya dan diusut sampai ke akar-akarnya.

Kami akan terus mengawal dan tidak akan berhenti bersuara sampai kasus ini benar-benar dituntaskan secara hukum.

Sementara itu informasi yang didapatkan media ini dari sumber terpercaya di Inspektorat bahwa pihaknya sementara bekerja melakukan audit secara teliti dan hati – hati, selanjutnya setelah sudah selesai barulah inspektorat menyerahkan ke APH untuk ditindaklanjuti. Dan saat ini APH memberikan kesempatan kepada inspektorat selama 60 hari, kata sumber.(IM/Tim)

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru