Alumni 1973 SD Naskat 1 Wowonda Sumbang 200 Buku Pelajaran.

- Publisher

Friday, 17 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM — SAUMLAKI.’ — Mantan Jurnails Maluku, Paulus Laiyan, salah satu alumni pada Sekolah Dasar (SD) Naskat 1 Desa Wowonda Kecamatan Tanimbar Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) di era tahun 1973. tetap memiliki kepedulian untuk memberikan sumbangan buku – buku pelajaran untuk memperkaya koleksi pada Perpustakaan SDN 1 Wowonda yg dinakodai Petrus Bwariat, S.Pd.

Perbincangan Redaksi Wowonda Tabaos bersama Paulus Laiyan yg lulus pada dasawarsa 1973 itu. Menurut praktisi komunikasi yg menghabiskan 32 tahun berkarier sebagai jurnalis yang kini menyandang predikat Wartawan Utama setelah mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) pada tahun 2019 yang lalu diselenggarakan oleh Dewan Pers, kurang lebih 200 buku pelajaran yg di sumbangkan itu semata-mata memliki kepedulian bagi sekolah tersebut untuk generasi milenial saat ini, ungkap Paulus Laiyan, kepada Infomaluku.news, Jumat (17/6/2022).

Paulus Laiyan, yang baru memasuki purna tugas sebagai kepala RRI di perbatasan RI-TIMOR Leste serta kepala RRI di bumi larvul ngabal Maluku Tenggara per 1 Januari 2021 lalu, dan kini Ia berdomisili di desa kelahiran Wowonda manise.

Penyerahan buku -buku pelajaran yang di terima Kepsek Petrus Bwariat itu disaksikan oleh sejumlah guru di sekolah tersebut.

Sumbangan buku – buku tersebut, kata Paulus Laiyan, sudah berniat pada saat bertugas di RRI Ambon saat itu, dan baru direalisasikan setelah memasuki masa purna sebagai seorang broadcast yg memiliki pengalaman sebagai wartawan perang pada saat Darurat Militer di Nangro Aceh Darussalam pada tahun 2001 lalu.

Dan juga pernah meliput konflik Maluku dan bekas Provinsi ke 27 Timor timur disaat jejak pendapat utk menentukan nasibnya dan lepas dari NKRI tahun 1999 lalu, ujar Paulus Laiyan yang mengakhiri
perbincangan dengan team Wowonda Tabaos semalam.

Sumbangan buku – buku tersebut tidak ada unsur politik, karena paket buku itu sudah di pesan pada saat saya bertugas di RRI Ambon Maluku, dan baru direalisasikan pada saat memilih untuk kembali ke kampung halaman di Desa Wowonda yang kita cintai ini.

Kami sebagai alumni 1973 punya kedepan untuk melihat sekolah kita, karena dengan sekolah SD Naskat 1 itulah kita semua bisa bermanfaat untuk semua orang saat ini, pesannya kepada Adik – kita agar memanfatkan buku – buku yang di perpustakaan itu sebaik – sebaiknya agar menjadi generasi yang mampu membawa perubahan di Bumi Duan Lolat tutupnya.(IM03)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru