Ada Bau Korupsi di Proyek Pekerjaan Kamar Mandi di Poltek Ambon

- Publisher

Tuesday, 6 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com,Ambon-Belum selesai kasus dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas Direktur Poltek dan 4 anggota senat ke luar negeri, serta dugaan korupsi bahan ajar mahasiswa jurusan akuntansi yang bergulir di Kejaksaan Tinggi Maluku, kini sudah muncul masalah baru di kampus Politeknik Negeri Ambon.

Sumber Media ini menyebutkan, di tahun 2024 ada proyek kamar mandi Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ambon. Proyek ini dikerjakan dengan dana ratusan juta, namun dikerjakan tidak selesai.

Mirisnya, meskipun anggaran ratusan juta, pekerjaan tembok dan fasilitas kamar mandi tidak selesai dikerjakan.

“Jadi memang terbengkalai padahal dana cair 100 persen, tetapi tidak dikerjakan tuntas, ini lah kasus korupsi yang tidak kapoknya. Dan diduga dilakukan oleh Direktur Politeknik Negeri Ambon dan kroninya,” ujar sumber itu meminta namanya tidak disebutkan.

Kata dia, karena diduga bermasalah dan dikerjakan terbengkalai, saat rapat senat pernah ditanyakan bagaimana pekerjaan Kamar Mandi atau WC jurusan Administrasi Niaga, hanya Direktur berkelit.

“Waktu rapat mereka pertanyakan WC belum selesai, direktur bilang tolong sabar ya, dari jawaban direktur ini harus dibuka dan segera minta Aparat Penegak hukum turun usut,” ungkap dia.

Sumber ini pun meminta data rill terhadap pekerjaan proyek tersebut di PPK, tapi PPK selalu menghindar dan tertutup.

“Memang PPK Rutin bilang bahwa akang di PPK proyek YM, tapi mereka semua menghindar, nyatanya rapat direktur mengakui bilang sabar dulu, dan untuk kasus ini pertanyaannya anggaran 2024 sudah cair itu kenapa ini sekarang Tuhun 2025 proyek belum jadi,” bebernya.

Karena itu, lanjut sumber itu, aparat penegak hukum baik jaksa maupun polisi segera turun usut kasus ini.

“Kita harap pihak Kejaksaan atau Kepolisian turun usut kasus ini, ini adalah kasus baru yang perlu dibuka di publik, kita tidak mau kampus Poltek itu terjadi hal-hal yang berkaitan dengan perkara korupsi. Itu lembaga pendidikan maka wajid hukumnya mahasiswa maupun dosen punya watak dan moral yang baik di lembaga itu,” pungkasnya (TIM-IM)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru