Infomaukunews.com,Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) dengan mengusung tema “Generasi Muda Penjaga Benteng Kognitif NKRI untuk Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan yang berlangsung di Santika Premier Hotel Ambon, Kamis (30/7/2026), dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dan dihadiri Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional (Kapusbelneg Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Parhulutan Marpaung.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa sosialisasi dan diseminasi PKBN merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk membangun karakter bangsa sekaligus memperkuat kesadaran bela negara di kalangan generasi muda.
“Generasi muda dituntut mampu berpikir kritis, memiliki literasi digital yang baik, dapat membedakan fakta dan opini, menolak hoaks, tidak mudah terprovokasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Bodewin.
Menurutnya, di era digital yang terus berkembang, bela negara tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan fisik, tetapi juga melalui kemampuan berpikir, sikap, dan kontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Bela negara diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan kontribusi nyata. Pelajar dan mahasiswa harus menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh, melahirkan inovasi, sementara guru menjadi teladan dalam membangun karakter bangsa,” katanya.
Bodewin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk terus mendukung berbagai program pembinaan dan pendidikan kesadaran bela negara sebagai investasi bagi masa depan bangsa.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, generasi muda Ambon dapat tumbuh menjadi pemimpin yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu mengabdikan seluruh potensi yang dimiliki demi kemajuan bangsa dan negara.
“Dengan adanya kegiatan ini, para peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus bangsa. Mari bersama-sama merawat keberagaman, menjaga kebinekaan, agar Indonesia tetap berdiri kokoh, berdaulat, dan maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP, SMA, SMK, serta mahasiswa. Pelaksanaannya berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, serta berbagai kebijakan nasional yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.(MC)







