Infomalukunews,com. Ambon-Suasana penuh keakraban mewarnai perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar Keluarga Besar Partai Gerindra Provinsi Maluku bersama relawan LAWAMENA di Islamic Center Ambon, Selasa (7/4/2026). Mengangkat tema “Merajut Kebersamaan, Menguatkan Silaturahmi”, kegiatan ini berlangsung hangat dengan nuansa kekeluargaan yang kental.
Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, jajaran pengurus partai, kader, relawan, hingga berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh politik, pemuda, dan perempuan.
Ketua DPD Gerindra Maluku yang juga Gubernur, Hendrik Lewerissa, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk terus bersyukur atas kesempatan berkumpul dalam suasana Idul Fitri sebagai satu keluarga besar orang basudara.
Menurutnya, Halal Bihalal tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momen strategis untuk mempererat hubungan antara pengurus, kader, dan relawan. Ia menilai, kemajuan pembangunan daerah sangat bergantung pada soliditas kerja sama politik serta dukungan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Peran saudara-saudara semua sangat penting sebagai garda terdepan, bukan hanya saat kontestasi politik, tetapi juga dalam memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Lewerissa.
Ia juga menegaskan bahwa Halal Bihalal memiliki makna yang lebih luas, yakni sebagai wadah memperkuat persatuan lintas suku, agama, dan golongan. Di tengah dinamika modern yang kerap memicu persaingan di berbagai bidang, nilai-nilai persaudaraan harus tetap dijaga.
Lewerissa mengingatkan pentingnya merawat semangat ukhuwah, baik dalam konteks keislaman, kebangsaan, maupun kemanusiaan. Hal ini dinilai menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan sosial di Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan tiga poin utama. Pertama, keberadaan Partai Gerindra harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan daerah, termasuk hadir di tengah masyarakat pada momen-momen penting keagamaan.
Kedua, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako serta santunan bagi warga yang membutuhkan.
Ketiga, momentum Halal Bihalal diharapkan mampu memperkuat kedamaian dan menjaga harmoni kehidupan masyarakat Maluku yang dikenal dengan semangat orang basudara.
“Nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan harus terus ditanamkan demi kemajuan Maluku ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Saoda Tethol menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga tali silaturahmi antar sesama.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, hubungan kekeluargaan semakin erat dan keharmonisan masyarakat Maluku tetap terjaga.
Acara ini juga dirangkaikan dengan penyampaian hikmah Halal Bihalal oleh Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat iman, menjaga persaudaraan, serta membangun hubungan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat sebagai refleksi nilai-nilai Idul Fitri.(IM-VLL)







