Infomalukunews.com. Ambon,- Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra, mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik menjelang perayaan Idul Fitri, guna memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan persiapan hari raya dengan nyaman.
Hal ini disampaikan Refra kepada wartawan di Ambon, Jumat (13/3/2026). Ia menilai, menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan pergerakan masyarakat yang cukup signifikan, terutama pada sektor transportasi.
Karena itu, Refra mengajak Dinas Perhubungan sebagai regulator utama bersama pengelola pelabuhan seperti Pelabuhan Tulehu, Pelabuhan Hunimua, dan Pelabuhan Utama Slamet Riyadi, serta otoritas bandara untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya juga menyarankan agar pihak kepolisian dilibatkan dalam koordinasi selanjutnya, karena faktor keamanan sangat penting,” ujarnya.
Selain sektor transportasi, Refra juga menyoroti kesiapan logistik dari Perum Bulog. Ia menyebut hingga saat ini belum ada penjelasan secara rinci terkait distribusi logistik untuk sejumlah kabupaten, seperti Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Kepulauan Aru.
“Meskipun secara umum persediaan cukup baik, dengan kisaran sekitar 10.000 hingga 13.000 unit, hal ini tetap perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.
Untuk wilayah daerah pemilihan Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kepulauan Aru, Refra juga menyinggung persoalan pasokan listrik di sejumlah desa pada pulau-pulau kecil yang masih terbatas dan hanya menyala pada malam hari.
Menurutnya, mayoritas masyarakat di wilayah tersebut berprofesi sebagai nelayan, sehingga ia berharap PT PLN dapat meningkatkan pelayanan dengan menyediakan pasokan listrik selama 24 jam, terutama menjelang Idul Fitri.
“Saya serahkan kepada pihak PLN yang lebih memahami perhitungan teknisnya, agar pelayanan publik benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tambah Refra.
Ia juga mempertanyakan kemungkinan penambahan jadwal penerbangan menuju Maluku Tenggara oleh otoritas bandara, mengingat permintaan penumpang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri.
Refra menyebut, pada beberapa hari tertentu seperti Selasa dan Sabtu, kerap tidak terdapat penerbangan yang masuk ke wilayah tersebut.
“Semua yang saya sampaikan merupakan aspirasi masyarakat yang perlu menjadi perhatian bersama. Saya juga mengapresiasi upaya semua pihak, dan berharap semua dapat berjalan sesuai target,” pungkasnya.(IM-06).






