Aset Perbankan Syariah Maluku Capai Rp1,02 Triliun

- Publisher

Tuesday, 10 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menyelenggarakan acara puncak Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Ambon. Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional literasi dan inklusi keuangan syariah yang rutin digelar setiap bulan Ramadan.

Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Maluku yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Maluku.

Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Maluku, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, serta pimpinan lembaga jasa keuangan syariah di Maluku.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi Muhammad Yusuf, mengatakan GERAK Syariah merupakan bagian dari upaya strategis OJK untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah.

“Program GERAK Syariah menjadi wadah kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, industri keuangan syariah, MES, Bank Indonesia, Kementerian Agama, TPAKD, media, serta tokoh masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan syariah secara bijak dan produktif,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan State of Global Islamic Economy Report 2024/2025, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam indikator ekonomi syariah global setelah Malaysia dan Arab Saudi.

Sementara itu, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Tahun 2025 mencatat tingkat literasi keuangan syariah nasional sebesar 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat, namun pemanfaatannya masih perlu didorong, Industri perbankan syariah nasional juga mencatatkan pertumbuhan positif, Hingga Desember 2025, total aset perbankan syariah nasional mencapai Rp1.041 triliun atau tumbuh 20,44 persen secara tahunan,” ungkapnya.

Di Provinsi Maluku, lanjutnya, industri perbankan syariah juga menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Desember 2025, total aset perbankan syariah mencapai Rp1,02 triliun dengan pembiayaan sebesar Rp710 miliar atau tumbuh 18,30 persen secara tahunan.

“Rasio Non Performing Financing (NPF) tercatat sebesar 1,14 persen, lebih rendah dibanding rata-rata nasional sebesar 2,19 persen,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, OJK juga menyelenggarakan berbagai program edukasi yang melibatkan industri keuangan syariah, kementerian/lembaga, serta komunitas masyarakat.

Rangkaian kegiatan GERAK Syariah di Provinsi Maluku meliputi program KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah), melalui talkshow Ramadan di radio, podcast, serta media digital.

Kegiatan ini antara lain edukasi SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) pada 25 Februari 2026, podcast GERAK Syariah bersama Komunitas Ruang Biru pada 4 Maret 2026, dialog publik bersama RRI Ambon pada 9 Maret 2026 dengan tema “Perkembangan Ekonomi Syariah di Provinsi Maluku”, serta dialog ekonomi syariah di TVRI Maluku bertema “Masa Depan Ekonomi Syariah Maluku”.

Pada puncak kegiatan GERAK Syariah juga dilaksanakan edukasi keuangan syariah kepada pelajar SMA/SMK/MA se-Pulau Ambon yang diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai sekolah.

Selain itu, terdapat program KURMA (Kompetisi Keuangan Syariah Ramadan) yang menghadirkan berbagai lomba bernuansa Ramadan, seperti Lomba Fin Da’i Cilik Ramadan 1447 H pada 3 Maret 2026, lomba reels keuangan syariah, lomba kuis literasi keuangan syariah, serta lomba seni hadrah pada 7 Maret 2026.

“Program lainnya adalah SURAU (Safari Edukasi Ramadan Keuangan Syariah) yang dilaksanakan di berbagai wilayah Maluku dan disinergikan dengan program Gerakan Pangan Murah Pemerintah Provinsi Maluku, salah satunya di Desa Liang pada 4 Maret 2026,” pungkasnya.

Sekedar tau, OJK juga menjalankan program SAKINAH (Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah) yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan perencanaan keuangan syariah bagi para santri. Program ini telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Anshor Liang pada 27 Februari 2026.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, OJK berharap GERAK Syariah dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilih dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di daerah. (IM-06).

Berita Terkait

Hardiknas 2026 di Aru Gaungkan Semangat Pendidikan untuk Semua
Pemuda Muhammadiyah Maluku Luncurkan Tiga Program Strategis di Milad ke-94
Hari Buruh, Watubun Ajak Bangun Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adil
Pascabanjir dan Longsor, Lewerissa Dorong Relokasi Warga di Zona Rawan
Hadiri Wisuda Perdana UMM, Kapolda Maluku: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan
Skandal Dugaan Sunat Dana PIP di SMA 6 Telaga Nipa, LSM Gerindo Desak APH Tangkap Kepsek
Gali Bukti Dua Perkara, Kejati Maluku Periksa Dirut dan Saksi Nasabah
DPO Terpidana Asusila Berhasil Diamankan Tim Tabur Kejari Buru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 09:32 WIT

Hardiknas 2026 di Aru Gaungkan Semangat Pendidikan untuk Semua

Saturday, 2 May 2026 - 07:27 WIT

Pemuda Muhammadiyah Maluku Luncurkan Tiga Program Strategis di Milad ke-94

Saturday, 2 May 2026 - 07:25 WIT

Hari Buruh, Watubun Ajak Bangun Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adil

Saturday, 2 May 2026 - 07:23 WIT

Pascabanjir dan Longsor, Lewerissa Dorong Relokasi Warga di Zona Rawan

Saturday, 2 May 2026 - 07:21 WIT

Hadiri Wisuda Perdana UMM, Kapolda Maluku: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru