Infomalukunews,com. Ambon – Pemerintah Kota Ambon kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Maluku.
Di tengah perubahan variabel dan dimensi penilaian, Kota Ambon tetap berhasil mempertahankan posisi tertinggi dengan kategori kualitas tinggi dan berada di zona hijau.
Hasil tersebut disampaikan usai Wali Kota Ambon menghadiri kegiatan penyampaian opini dan evaluasi pelayanan publik yang digelar di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Kamis (12/2/2026). Wali Kota bersama sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima langsung laporan hasil evaluasi tersebut.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat perubahan indikator penilaian, termasuk penyesuaian variabel dan dimensi yang berkaitan dengan kelengkapan dokumen serta standar administrasi.
“Memang terjadi perubahan variabel dan dimensi dalam penilaian. Namun hari ini Ombudsman RI tetap memberikan penilaian kualitas tinggi kepada Kota Ambon. Ini patut kita syukuri karena di tengah penyesuaian tersebut, Ambon tetap berada di posisi tertinggi,” ujarnya.
Meski meraih capaian positif,
Ombudsman turut mencatat adanya potensi maladministrasi yang perlu menjadi perhatian bersama. Menurut Wali Kota, catatan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi internal agar pelayanan publik ke depan semakin optimal dan minim kesalahan administratif.
Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkot Ambon, khususnya tiga dinas yang menjadi objek penilaian utama, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial.
“Ini adalah hasil kerja kolektif. Terutama tiga dinas yang dinilai langsung. Saya memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ke depan, Ombudsman RI berencana memperluas cakupan penilaian dengan melibatkan lebih banyak OPD di lingkup Pemkot Ambon. Karena itu, Wali Kota mengingatkan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri dan terus menjadikan hasil evaluasi sebagai motivasi untuk berbenah.
“Opini ini bisa naik, bisa juga turun. Karena itu saya minta seluruh jajaran tetap berpegang pada prinsip peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, responsif, transparan, dan jujur. Jika kita konsisten bekerja dengan baik, maka penilaian akan mengikuti,” tegasnya.
Dengan capaian ini, Pemkot Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.(IM-VLL)






