Infomalukunews.com,Ambon- Tak adil atas kebijakan terkait mudik gratis yang dilakukan oleh Pemprov Maluku mendapatkan sorotan pedas dari Himpunan Mahasiswa Pulau Manipa (HMPM) Maluku, Mohammad Asri Manitu.
Ia menilai kebijakan mudik gratis sangat tak adil, terutama kepada masyarakat di daerah-daerah kepulauan yang ada pada Wilayah Provinsi Maluku, salah satunya Kecamatan Kepulauan Manipa.
Asri Ketua HMPM menyampaikan kritikan pedas, ia merasa geram terhadap kebijakan Pemprov Maluku, dalam hal Dinas Perhubungan Maluku yang dinilai diskriminatif terhadap daerah lain, dalam hal ini Kepulauan Manipa. “Ungkapnya, pada media ini di Ambon, pada Senin, (24/3/25)
Kepulauan Manipa, lanjut dia, merupakan salah satu daerah yang seharusnya diperhatikan dari segi tranportasi laut. “Kata dia.
“Kita tahu bersama bahwa kemarin di awal tahun 2025 terjadi lakalaut di Kecamatan Kepulauan Manipa, mengakibatkan delapan nyawa meninggal dunia, hal ini karena kondisi laut Kecamatan Kepulauan Manipa yang cukup rawan dan rentan terhadap tenggelamnya kapal, speedboat dan lain-lain,” Ujar Manitu.
Asri menambahkan, harapan masyarakat dan mahasiswa Kecamatan Kepulauan Manipa, program mudik gratis yang dicanangkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dapat dirasakan masyarakat Indonesia secara merata dan adil, termaksud pada masyarakat Kecamatan Kepulauan Manipa.
Pemerintah harusnya adil dalam membuat kebijakan dan mengeksekusi program, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang menganggap “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” hanyalah diksi yang mustahil dieksekusi. “Tutur Manitu. (IM-03)







