Infomalukunews.com,Dobo- DPRD Kepulauan Aru gelar Serahterima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru serta rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pidato Bupati terpilih berlangsung di Aula Sitakena Dobo, Senin 17/03.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Gubernur Maluku Sartono Pinning SH, Mkn, Anggota DPRD, FORKOPIMDA, SEKDA, Pimpinan OPD, dan undangan lainnya. dan juga dr. Johan Gonga dan Bapak Muin Sogairey, SE sebagai Bupati dan wakil Bupati Aru Periode 2020-2025.
Bupati Timotius Kaidel mengawali Pidatonya mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan puji syukur ke Hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat dan penyertaan Nya, kita dapat berkumpul pada kesempatan Ini untuk menghadiri acara Serah Terima Jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Perlode 2021 – 2025 kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Periode 2025 — 2030, Serta Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dalam rangka Penyampaian Sambutan Bupati Kepulauan Aru Masa Jabatan 2025-2030. 4
Lanjut Kaidel, Pada hari Kamis, 20 Februari 2025, saya selaku Bupati saudara Drs. Mohamad Djumpa, M.Si selaku wakil bupati telah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru bersama sejumlah Pimpinan Daerah lainnya, kurang lebih 962 Kepala Daerah, Wakil Kepala daerah se-Indonesia.
ehendak Tuhan Yang Maha Kuasa melalui pilihan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru yang disalurkan melalui pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 yang lalu.
Kini, proses Pilkada telah selesai. Kompetisi telah berakhir. Pemenangnya adalah seluruh rakyat Kabupaten Kepulauan Aru. Untuk itu selanjutnya marilah kita bergandengan tangan bersama-sama, saling bahu membahu, dan bersatu membangun Bumi Jargaria yang kita cintai bersama.
Lanjut Bupati, Masyarakat Kepulauan Aru, telah memberikan kami amanah untuk melanjutkan Kepemimpinan dari para Pemimpin terdahulu. Kami sadari sungguh, untuk melanjutkan perjuangan mereka bukanlah perkara mudah. Namun kami belajar dari perjalanan kepemimpinan mereka, bahwa satu tujuan utama membangun daerah ini adalah senantiasa menjaga semangat kebersamaan.
“Semua bisa kita capai, jika dilakukan secara bersama-sama. Untuk Itu, kami akan senantiasa merawat semangat kebersamaan antara seluruh komponen masyarakat yang ada di Kepulauan Aru. Tegas Bupati
Dan dari tempat ini dengan kerendahan hati, kami mengajak serta berkomitmen untuk melanjutkan kemitraan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan segenap Pimpinan serta Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru. Kami juga berkomitmen untuk juga meningkatkan kolaborasi dengan elemen pemerintahan lainnya, baik di Provinsi dan Pusat, maupun seluruh elemen masyarakat termasuk sektor Swasta di Kabupaten Kepulauan Aru.
Bupati mengajak semua masyarakat untuk bahu membahu dalam membangun daerah ini. Hal ini sangat penting dikarenakan ada banyak permasalahan pembangunan daerah yang harus kita selesaikan bersama, antara lain :
Berbagai persoalan itu antara lain
1. Pertumbuhan ekonomi yang melambat dan tidak
Inklusif: Kualitas sumberdaya manusia masih rendah dan
tenaga kerja kurang produktif: Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) unggulan daerah belum optimal untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat: Tingkat kemiskinan masih tinggi dan distribusi
Pendapatan belum merata: Akses dan konektivitas antar pulau masih rendah,
Tata Kelola pemerintahan yang kurang Inovatif dan layanan publik yang belum professional: Serta Kualitas Infrastruktur yang masih rendah dan belum merata.
Dalam rangka membangun bumi jargaria yang kita cintai ini, melalui rancangan awal RPJMD Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2025-2030 kami Mengusung memperkuat pondasi transformasi ekonomi daerah yang produktif dan inklusif berbasis ekosistem ekonomi biru dan ekonomi hijau,
2. Meningkatkan aksessibilitas dan kualitas infrastruktur serta sarana prasarana wilayah kepulauan dan daratan,
3. Memperkuat pondasi transformasi sumberdaya manusia yang cerdas, sehat dan sejahtera, 4Adaptasi teknologi untuk pondasi transformasi tata kelola pemerintahan daerah yang inovatif, professional, bersih dan transparan,
5. Memperkuat ketahanan dan adaptasi sosial budaya masyarakat lokal:
6. Meningkatkan daya dukung dan kualitas lingkungan hidup serta kapasitas mitigasi bencana: dan
7. Memperkuat peran strategis daerah dalam pengembangan dan pengelolaan Kawasan strategis ekosistem Laut Arafura.
“Kami menyadari sungguh untuk melaksanakan visi dan misi diatas, selain permasalahanpermasalahan yang telah disebutkan tadi, ada beberapa tantangan baru yang harus kita hadapi terkait dengan perubahan regulasi dari Pemerintah Pusat dan Kebijakan Daerah yang telah dibuat sebelumnya, yaitu :
1. Efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia,
2. Dana DAK dan DAU peruntukan untuk Dinas Pekerjaan Umum untuk sementara tidak lagi dikelola oleh Daerah, tetapi dikelola langsung oleh Pemerintah Pusat:
3. Penerimaan tenaga P3K yang tidak mempertimbangkan kebutuhan riil di daerah serta kemampuan keuangan daerah, akan berdampak pada pelaksanaan pemerintahan dan targettarget Pembangunan sesuai Visi-Misi yang telah ditetapkan karena keuangan daerah yang bersumber dari DAU dan PAD tidak akan mencukupi untuk membiayai gaji pegawai ASN dan Pegawai P3K yang bertambah sangat signifikan yaitu kurang lebih sebanyak 2400 orang pegawai yang pembiayaannya akan menjadi tanggungjawab daerah mulai tahun 2027.
Walaupun demikian kami tetap optimis untuk melaksanakan Visi dan Misi kami ditengah tantangan efisiensi anggaran dan peningkatan pembiayaan gaji tersebut. Harapan kedepan ada perubahan regulasi dari pemerintah pusat yang mana pembayaran Gaji P3K menjadi pembiayaan Pemerintah Pusat.
Kami berkomitmen dan akan berusaha keras untuk meningkatkan PAD melalui sumber-sumber pendapatan lain yang selama ini belum dikelola secara maksimal, contohnya pendapatan dari sektor perikanan yang menjadi primadona di Kabupaten Kepulauan Aru. Selain itu kami juga akan mendorong efisiensi penggunaan keuangan daerah sehingga tidak ada lagi pemborosan anggaran atau pembiayaan.
Sebagai Langkah awal mewujudkan komitmen
politik dalam membangun daerah ini, maka kami telah merumuskan program 100 hari kerja.
1. Dobo Terang, Penyediaan dan pemenuhan kebutuhan air bersih yang berkualitas dan lancar: 3. Penanganan masalah sampah di kota Dobo:
4, Pengendalian penambangan liar terumbu karang dan pasir pantai,
5. Pemerataan distribusi tenaga Pendidikan dan tenaga Kesehatan,
6. BBM tanpa antrian dan pungli: Penyesuaian tarif peti kemas dan lahan pemda pelabuhan Dobo, demi kelancaran perdagangan dan pengendalian harga barang: Penertiban penggunaan badan jalan, bahu jalan, trotoar dan pasar,
bupati juga tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, yang telah memberikan amanah kepada nyq untuk menahkodai pelaksanaan pembangunan di Bumi Jargaria yang kita cintai. Mari bersama-sama kita bergandengan tangan membangun daerah ini, untuk itu kami membuka diri terhadap pikiran dan masukan yang positif untuk mendukung Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, Pelayanan Kemasyarakatan.
Bertepatan dengan momen Bulan Suci Ramadhan kami mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1446 Hijriah/2025 Masehi bagi Umat Muslim di seluruh Kabupaten Kepulauan Aru, semoga diberi kemudahan dan keberkahan selalu, dan
selamat memasuki Minggu PraPaskah buat Umat Kristiani.
Kami tidak mungkin bisa mengenal pribadi perpribadi masing-masing masyarakat Aru tetapi kami cukup mengenal apa yang mereka butuhkan dan dambakan (Dedi Weusa)






