Lakip Bau-Bau Desak Kapolri Evaluasi Kapolres Kota Bau-bau.

- Publisher

Thursday, 6 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Infomalukunews.com, Ambon–Lembaga Advokasi Kemitraan Informasi Publik (Lakip) meminta Bareskrim Polri evaluasi dan mencopot Kapolres Kota Bau-bau. Kamis 06/03/25.

Pasalnya, Lembaga Advokasi Kemitraan Informasi Publik (Lakip) itu, menilai Kapolres Kota Bau-bau tidak bersikap tegas dari aktivitas penimbunan BBM yang sampai saat ini tidak di ketahui dalang didalammnya.

Hal itu sehingga, seolah olah merupakan sesuatu yang wajar dan lumrah, bahkan membuat pemuda Bau-bau yang berada di jakarta merasa ada hal yang mengganjal.

“Kami menduga adanya kongkalikong dan suap menyuap, bahkan juga penyelidikan tersebut tidak ditindak secara tegas,” cetus Ketua Lakip itu.

Dikatakan, beberapa hari mulai dari kejadian tersebut, pihaknya mendapatkan laporan adanya pengerukan pasir secara besar besaran yang dilakukan oleh satu pengusaha disana.

Menurutnya, pengerukan pasir itu dengan menggunakan alat berat dan menyediakan kapal tonkang.

“Sebenarnya apa yang terjadi dengan kota madya, yang kami ketahui tidak memiliki jejak buruk, kok ini mulai bermunculan, bahkan pengerukan pasir ini tidak mendapkan izin UKL/UPL dan SPPL sebagai syarat pengelolaan lingkungan hal tersebut telah di klarifikasi oleh dinas lingkungan hidup,” jelasnya.

Olehnya itu, Lakip melihat tidak adanya kejelasan dari pihak Kapolres Kota Bau-bau sebagai tonggak penegakan hukum disana, hal ini menjadi besar dugaan kami adanya kongkalikong dan suap menyuap antara para pengusaha dan Kapolres Kota Bau-bau untuk kasus tersebut tidak di lanjutkan.

“Hari ini saya bersama teman saya memasukan pengaduan atau laporan pada Bareskrim Polri untuk segera mengevaluasi, memberikan ketegasan atau mencopot Kapolres Bau-bau atas kelalainnya dan sikapnya yang tidak tegas dalam menyelesaikan kasus ini,” tegasnya.

Diungkapkan bahwa lihaknya, menduga adanya suap menyuap untuk tidak lanjutkan penyelidikan dan tidak adanya kejelasan kelanjutan dari pada pemeriksaan pada kepala pertamina TT BBM Bau-bau dan oknum dirut PT. TEP diduga memainkan BBM.

“LAKIP Meminta menindak tegas pengusaha yang merusak lingkungan di pantai lakeba, Selain itu kami menganggap tidak adanya keseriusan Kapolres Kota Bau-bau menimbulkan stigma negatif, ini membuat masyarakat yang dirugikan dari pada aktivitas ilegal tersebut, (Percuma Lapor Polisi),” pungkasnya (IM-03).

Berita Terkait

Bukan Lagi Ngajar Biasa: Guru Tual Dibekali AI Bikin Buku Ajar Keren
Hadiri Pelantikan Raja Siri-Sori Islam, Kapolda Maluku: Negeri Adat Jadi Pilar Strategis Menjaga Stabilitas dan Persatuan Bangsa
Ditreskrimsus Polda Maluku Konsolidasikan PPNS se-Maluku, Penegakan Hukum Sektoral Harus Terpadu dan Profesional
Kapolda Maluku Dituntut Tepati Janji, Warga Manipa Siap Turunkan Massa lebih Besar 
Ditlantas Polda Maluku Perkuat Edukasi Keselamatan Jalan bagi Pelajar, Dorong Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
“Rekrutmen Akpol 2026 di Maluku Terapkan Pengawasan Berlapis dan Sistem Terbuka”
Tambang Sinabar Ilegal Kembali Makan Korban, Dua Tersangka Diciduk Polisi
Diduga Bawa Nama Gubernur Untuk Ambil Uang Kantor, Plt Kadis PPPA Disorot
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 24 May 2026 - 20:26 WIT

Bukan Lagi Ngajar Biasa: Guru Tual Dibekali AI Bikin Buku Ajar Keren

Sunday, 24 May 2026 - 19:42 WIT

Hadiri Pelantikan Raja Siri-Sori Islam, Kapolda Maluku: Negeri Adat Jadi Pilar Strategis Menjaga Stabilitas dan Persatuan Bangsa

Sunday, 24 May 2026 - 01:00 WIT

Ditreskrimsus Polda Maluku Konsolidasikan PPNS se-Maluku, Penegakan Hukum Sektoral Harus Terpadu dan Profesional

Sunday, 24 May 2026 - 00:10 WIT

Kapolda Maluku Dituntut Tepati Janji, Warga Manipa Siap Turunkan Massa lebih Besar 

Saturday, 23 May 2026 - 13:25 WIT

“Rekrutmen Akpol 2026 di Maluku Terapkan Pengawasan Berlapis dan Sistem Terbuka”

Berita Terbaru