Polemik Kuota CPNS K2/P3K, Rasyid Lisaholit Cuci Tangan Dan Lempar Tanggung Jawab.

- Publisher

Saturday, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

INFOMALUKUNEWS.COM, SBB,- Kuota CPNS K2/P3K Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2024 adalah yang terkecil dari seluruh kabupaten se – Indonesia.(07/09/2024).

Ironisnya Dalam Pemberitaan Salah Satu Media, Ketua DPRD SBB Rasyid Lisaheluth mengaku prihatin dan baru tau dari pemberitaan media kalau Kuota CPNS K2/P3K SBB hanya sebanyak 100 orang, Serta Penambahan Kuota CPNS itu tergantung Lobby Pj. Bupati

Menanggapi Pernyataan Ketua DPRD SBB, Koordinator tenaga honorer K2/P3K Musa Nurue, Dirinya mengatakan, ini adalah pernyataan Lisaheluth yang terkesan Cuci tangan dan lari dari tanggung jawabnya sebagai Wakil Rakyat.

 

“Katong (Kami) Demo berulang – ulang, minta intervensi DPRD terkait masalah Honorer yang tidak digaji selama berbulan – bulan, padahal nama kami masuk dalam daftar bayar dan memiliki SK sebagai tenaga honorer, sebagai dasar agar nama kami dapat masuk sebagai CPNS K2/P3K yang dapat mengikuti tes CPNS, namun ironisnya Kuota yang di usulkan hanya 100 orang yang terdiri dari 10 CPNS K2 dan 90 CPNS P3K Kesehatan dan Teknis.

Ini omong kosong apa yang dijadikan sebagai dalil dari Ketua DPRD, Lisaheluth jangan cuci tangan, atau lempar tanggung jawab ke Pemerintah Daerah, apalagi sampai mengatakan bahwa, masalah ini tergantung lobby dari Pj. Bupati, omong kosong apa lagi yang Kamu katakan, kami sudah tau semua”. Ujar Nurue Kesal.

Lanjutnya, Pj. Bupati SBB sudah berusaha melakukan lobby baik secara lisan, surat permohonan Bahkan Dengan Surat Pernyataan Pj. Bupati, terkait Kesiapan Anggaran yang bersumber dari APBD agar kuota CPNS dapat ditingkatkan tapi semuanya sia – sia, Karena Daftar usulan Kuota CPNS sudah di kunci oleh Sistim di Kemenpan RI sejak Bulan April lalu.

Jangan terus – terusan menipu kami dengan alasan – alasan yang sengaja dibuat – buat untuk lari dari tanggung – jawab dan melemparkan kesalahan kepada orang lain”. Tutupnya.(IM.KR).

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 
Jubir Pemkot: Seluruh Program Pembangunan Melalui Mekanisme Perencanaan, Bukan Nepotisme.
Meriahkan HUT RI Ke-81 Dan HUT Ke-25, DPC Demokrat Kota Tual Gelar Lomba Rakyat
PWM Maluku Gelar ToT Agen dan Verifikator SatuMu, Perkuat Tata Kelola Data Muhammadiyah Berbasis Digital
Di HUT ke-81, Watubun Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Desak Penguatan Kebijakan Daerah Kepulauan
Sahertian: Potensi Negeri Adat Harus Dikembangkan, Jangan Hanya Jadi Simbol Budaya
Latukaisupy: Cinnabar Harus Ditata, Bukan Dibiarkan
Kodam XV/Pattimura : Penataan Kawasan Demi Ketertiban, Kenyamanan serta Keindahan
Berita ini 459 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 10:30 WIT

Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 

Wednesday, 26 August 2026 - 09:22 WIT

Jubir Pemkot: Seluruh Program Pembangunan Melalui Mekanisme Perencanaan, Bukan Nepotisme.

Wednesday, 26 August 2026 - 00:16 WIT

PWM Maluku Gelar ToT Agen dan Verifikator SatuMu, Perkuat Tata Kelola Data Muhammadiyah Berbasis Digital

Wednesday, 26 August 2026 - 00:10 WIT

Di HUT ke-81, Watubun Soroti Ketimpangan Pembangunan dan Desak Penguatan Kebijakan Daerah Kepulauan

Wednesday, 26 August 2026 - 00:01 WIT

Sahertian: Potensi Negeri Adat Harus Dikembangkan, Jangan Hanya Jadi Simbol Budaya

Berita Terbaru