Budi Waseso, Banta Adanya Beras Plastik Yang Beracun.

- Publisher

Sunday, 15 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

IM-Jakarta-Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) angkat suara terkait video viral yang beredar bahwa adanya impor beras plastik asal China yang beracun, beberapa pekan lalu.

Perum Bulog meminta Satgas Pangan untuk menindaklanjuti secara hukum terkait hal itu.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso atau Buwas saat di wawancarai dirinya meminta aparat penegak hukum dalam Satgas Pangan untuk mempidanakan penyebar informasi bohong terkait dengan beras plastik yang viral di berbagai kanal media sosial.

Dikutip dari Media Antara Jumat (13/10/2023). Buwas menyatakan, ini pelanggaran hukum, kejahatan, seperti ini jangan hanya selesai minta maaf, harus ada tindak lanjut secara hukum.

“Semua informasi tersebut sama sekali tidak benar apalagi sampai dikatakan beras-beras yang disalurkan mengandung zat yang tidak layak dikonsumsi masyarakat.” kata Buwas.

Ini menjadi tuduhan serius terhadap pemerintah, tambahnya, yang berjuang untuk rakyat, maka siapapun yang melakukan penyebaran informasi bohong harus bertanggungjawab.

Mantan Kabareskrim Polri itu pun menegaskan bahwa beras impor dari negara asal yang masuk ke gudang Bulog sudah melalui beberapa kali proses pemeriksaan.

“Sebelum dimuat ke kapal di negara asal terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh Surveyor Independent kemudian setelah sampai di Indonesia dilakukan pemeriksaan lagi oleh Badan Karantina Indonesia.” jelasnya.

Bulog Buka-bukaan Bocoran Kuota Impor Beras Tahun Depan, Bisa Tembus 2 Juta Ton Harga Pangan Hari pada tanggal 12 Oktober.

Bahkan, Beras dan Cabai Kompak Naik Selain itu, rencana impor beras 1 juta ton dari China saat ini baru di tahap penjajakan.

“Karena beras dari China itu belum saya datangkan,” ujar Buwas.

Sebelumnya, informasi berupa foto dan video beras plastik dan beracun berdurasi kurang dari satu menit telah beredar luas di berbagai kanal media sosial sejak dua pekan terakhir,

Di antaranya ditemukan di Kabupaten Muara Enim, Kota Palembang, Sumatra Selatan dan Sumatra Utara. (IM-03).

Berita Terkait

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Berita Terbaru