IM-Manipa,– Langkah pencegahan Penyebaran Bibit Malaria dan Demam Berdarah yang di lakukan oleh Puskesmas Tumalehu Timur mendapat Kecaman keras dari Masyarakat Manipa.(14/10/2023).
Pasalnya kecaman keras ini di tujukan kepada Pihak Puskesmas atas langkah yang di lakukan oleh pihak Puskesmas saat melakukan penyemprotan fogging tanpa melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa atau pemberitahuan kepada masyarakat di daerah yang akan di lakukan penyemprotan terlebih dahulu untuk segera melakukan persiapan atau antisipasi saat proses penyemprotan fogging di lakukan.
Dalam Keterangannya, Ketua Bpd Desa Kelang Asaude, SAMSUDIN MAKATITA menjelaskan bahwa proses penyemprotan fogging yang di lakukan oleh Pihak Puskesmas tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu, pestisida ini kan zat yang berbahaya bagi kesehatan kita, terutama bagi ibu hamil, balita maupun lansia.
Hal yang sama juga di sampaikan oleh Kaur Perencanaan Desa Kelang Asaude. DAUD LAKOLITE, dirinya juga mengaku sangat kecewa dengan langkah yang di lakukan oleh Petugas dari puskesmas tersebut.
Kekecewaan akibat tindakan ini juga datang dari Seketaris Desa Masawoi, IBRAHIM TALAPUKA dan Seketaris Desa Tomalehu Timur, BENHURD SOLINAI bahkan tokoh pemerintahan desa ini mengancam jika terjadi sesuatu dengan masyarakat maka jangan salahkan kami jika kami mengambil tindakan.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), gas untuk fogging nyamuk sudah diracik sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan manusia akan tetapi, kalau dihirup dalam jumlah yang berlebihan, gas ini bisa menimbulkan beberapa efek samping bagi manusia.
Untuk memberikan Edukasi kepada masyarakat maka media infomalukunews.com memberikan informasi terkait bahaya yang timbul akibat menghirup asap fogging kepada masyarakat agar di lakukan antisipasi pada saat petugas kesehatan melakukan proses pengasapan fogging
Meski disebut aman oleh WHO, pada umumnya, pestisida yang digunakan dalam pengendalian nyamuk adalah racun yang berbahaya. Karena itu, ada beberapa dampak negatif kesehatan yang wajib Anda waspadai. Berikut adalah dampak negatif fogging:
Efek negarif akibat Paparan Neurotoksin atau Pestisida yang terkandung dalam Asap fogging adalah :
Walau berjumlah rendah, paparan neurotoksin tetap dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan. Efek kesehatan dari pestisida dapat menyebabkan masalah akut dan kronis. Efek kesehatan akut muncul segera setelah terpapar pestisida dapat meliputi mati rasa pada bibir dan lidah, iritasi kulit dan mata, gatal, asma, bersin, hidung tersumbat.
Selain itu, ada sensasi tusukan pada kulit, rasa terbakar, sakit kepala, pusing dan mual, lemah, masalah pernapasan seperti sulit bernapas, gangguan mental dan disorientasi. Efek lainnya bisa lebih parah, yakni kejang-kejang, tremor, koma, pembengkakan wajah, bahkan kematian.
Sementara itu, efek kesehatan kronis mungkin tidak terlihat sampai beberapa bulan atau tahun setelah paparan. Efeknya dapat berupa gangguan saraf, gangguan reproduksi, gangguan sistem kekebalan, dan kanker.
Efek negatif dan risiko dari dampak asap fogging adalah kelompok yang paling rentan adalah anak-anak, wanita hamil, lansia. Selain itu, fogging juga berefek buruk pada pasien kemoterapi dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah.(IM.KR).






