IM-Piru, Pelaksanaan Program tahunan Kegiatan MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat di Kec.Manipa yang menelan anggaran 1,2 Miliard diduga Terjadi Manipulasi dan Mark Up anggaran, apalagi dari dana tersebut ada juga dana tambahan menurut ketua LPTQ Mo pellu (09/010/2023).
Pernyataan ini di Sampaikan oleh Ketua IKABAPA Rimbo Bugis Saat di hubungi oleh Media infomalukunews.com sore tadi, menurut bugis Kegiatan yang menelan anggaran miliaran rupiah ini perlu di kawal oleh pihak Aparat Penegak Hukum (APH).
Kami melihat adanya permainan anggaran yang di lakukan oleh Panitia Pelaksana MTQ Ke-X, pasalnya kecurigaan ini bukan tanpa alasan, dari hasil pantauan Kami Proses pelaksanaan program kegiatan ini terlihat biasa – biasa saja, tidak ada yang lebih mulai dari biaya perjalanan Khafilah per Kecamatan yang cuma di jatah 10 juta sampai dengan biaya makan minum dan penginapan per kontingen yang hanya 450 ribu untuk kegiatan selama 4 hari sampai dengan hal – teknis lainya.
“Dari hasil infestigasi kami, sudah tercium bau yang tidak enak terkait laporan pertanggungjawaban panitia yang akan di laporkan nanti kepada pemerintah daerah.
Kami berharap APH dan Bapak Pj.Bupati Kab.SBB, Brigjen TNI Anddy Chandra As’aduddin melihat serius masalah ini, apalagi dari hasil pantauan kami selama ini PLT Camat Kep.Manipa diduga dalam sepak terjangnya terkenal sangat licin dan lihai dalam melakukan aksinya, Untuk itu kami meminta untuk di kawal ketat, terutama kepada Bapak Bupati, karena kami tau bahwa Bapak Pj Bupati Sangat serius dalam memerangi tindak Pidana Korupsi di Kabupaten yang beliu Pimpin”. Tegas Bugis
Saat menerima informasi tersebut Media ini langsung menghubungi Ketua LTPQ Kab.SBB Moksin Pellu melalui chat WA untuk di mintai keterangan serta konfirmasi, menurut Pellu, Panitia sedang membuat laporan pertanggung jawaban,”Sementara disiapkan panitia”. Balas Pellu Singkat.
Selanjudnya di konfirmasi juga kepada Ketua Panitia MTQ Ke- X Manipa, Yusnita Tiakoly yang juga PLT Camat Kep.Manipa yang saat ini bertugas di Dinas Pariwisata Kab.Seram Bagian Barat ini, namun tidak ada jawaban, saat di hubungi lewat Chat WA yang bersangkutan hanya membaca chat wartawan namun tidak membalas atau menanggapi pertanyaan klarifikasi Media ini.(IM.KR).






