IM-Ambon;—Tumpukan sampah di pinggir Jalan Dr.Wem Tehupeiory, tepatnya di Wilayah perbatasan Stain/Arbes dan Ahuru Desa Batu Merah, Kec Sirimau, Kota Ambon, banyak dikeluhkan warga yang melintas karena menimbulkan bau tak sedap.
Iroisnya, tumpukan sampah tersebut berserakan sampai di badan jalan, meski sebenarnya bukan lokasi Tempat Penampungan Sampah (TPS).
Lebih parahnya lagi, keberadaan sampah ini sampai menyumbat hingga berada di badan jalan, hal ini menjadi pemandangan terburuk bagi pengendara roda dua mau pun roda empat.
Hal ini disampaikan oleh Oni yang merupakan salah satu warga Jalan Dr.Wem Tehupeiory, Senin 10/04/23.
Dia mengatakan, tumpukan sampah ini sudah lama tidak diangkut petugas kebersihan, jadi makanya, menimbulkan bau busuk dan banyak lalat.
Menurutnya, pemerintah harus membuat plang yang menginformasikan dilarang membuang sampah di area itu atau diberi denda jika masih membuang sampah di sana.
Sebab, jalan Dr.Wem Tehupeiory, yang tembus arah Jalan Raya Ahuru dan Jalan Raya Stain Arbes ruas jalannya sangat sempit, kondisi ini tentu diperparah dengan keadaan sampah-sampah tersebut.
“Saya juga tidak paham kenapa buang sampah ini di sini. terus terang, jalan ini sempit jalannya juga sebagian berlubang, terus tumpukan sampah juga. sehingga tentu sangat mengganggu,” ucapnya.
Ditambahkan, tumpukan sampah-sampah tersebut sudah satu bulan lebih tidak perna diangkut oleh petugas kebersian kota Ambon.
Dari pantauan Infomalukunews.com beberapa bulan terakhir, Jalan Dr.Wem Tehupeiory, memang menjadi tempat langganan pembuangan sampah oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Bahkan sering kali, keberadaan sampah-sampah ini membluder hingga ke badan jalan yang tentunya membahayakan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
“Saat hujan, keberadaan sampah yang menyumbat selokan akan menimbulkan genangan air sekitar jalan.” pungkas Oni. (IM-06)







