Wali Kota Ambon Dorong Kopi Tunuh Jadi Kekuatan Ekonomi

- Publisher

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews,com. Ambon-Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa kopi lokal khas Maluku memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi baru yang mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat serta membuka lapangan kerja bagi generasi muda di Kota Ambon.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan pelatihan dan uji kompetensi skema barista yang berlangsung di SMP Negeri 2 Ambon, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Wattimena menyampaikan bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakat Maluku yang memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.

“Kopi bagi masyarakat Maluku bukan hanya sekadar minuman, tetapi telah menjadi bagian dari budaya dan identitas daerah. Di sisi lain, kopi juga menyimpan peluang ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan,” ujar Wattimena.

Ia menilai, tren budaya minum kopi yang terus berkembang saat ini menjadi peluang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk generasi muda, untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis produk unggulan daerah.

Menurutnya, Maluku memiliki kopi khas yang dikenal dengan sebutan kopi “tunuh”, yakni kopi lokal yang tumbuh dan diolah dengan cara tradisional masyarakat setempat. Potensi tersebut dinilai perlu dikembangkan secara terencana agar memiliki nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga kekhasan budaya daerah.

“Pengembangan kopi lokal harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Prosesnya mungkin bertahap, tetapi semangatnya tidak boleh berhenti di tengah jalan,” tegasnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Mufiani dan seluruh pihak yang telah menggagas pelatihan serta uji kompetensi barista dengan mengangkat tema “Tomohazatu ini Kafiya”.

Menurutnya, tema tersebut memiliki makna filosofis yang kuat karena mencerminkan semangat untuk terus bertumbuh dan berkembang secara perlahan namun pasti dalam membangun potensi kopi lokal Maluku.

Lebih lanjut, Wattimena mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Ambon saat ini tengah memperkuat kolaborasi dan kemitraan dalam pengembangan kopi lokal, termasuk melalui pembinaan dan pengembangan lahan penanaman kopi di kawasan Soya.

Ia mengaku telah berdiskusi langsung dengan para penggiat kopi tunuh dan pemerintah juga telah memfasilitasi ruang bagi komunitas tersebut untuk berkumpul serta berinovasi.

“Melalui langkah ini, kami berupaya menjaga identitas asli masyarakat Ambon melalui pengembangan kopi lokal,” ungkapnya.

Selain itu, Wattimena menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Ambon dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan anak muda.

Menurutnya, Kota Ambon tidak memiliki sumber daya alam berskala besar seperti daerah lain di Maluku, sehingga sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata menjadi penopang utama ekonomi daerah. Dalam konteks tersebut, kopi dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Karena itu, pelaku UMKM menjadi prioritas pemerintah. Kami hadir untuk mendukung mereka melalui bantuan modal usaha, pendampingan teknis, hingga membuka akses pasar yang lebih luas,” jelasnya.k

Di akhir sambutannya, Wattimena mengajak generasi muda Kota Ambon untuk membangun kolaborasi bersama pemerintah dalam mengembangkan usaha kopi dan sektor UMKM lainnya demi kemajuan daerah.

“Jika pemerintah memiliki program yang jelas dan generasi muda memiliki semangat untuk berkembang, maka kolaborasi akan menjadi kekuatan besar untuk memajukan Ambon,” pungkasnya.(IM-VLL)

Berita Terkait

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah
PAN Maluku Konsolidasi Besar, SK DPD Tual dan Maluku Tengah Diserahkan di Jakarta
KNPI Kabupaten Buru Dukung Langkah Pemda dalam Konsultasi Publik RPPLH
Lsm Desak Gubernur Maluku copot Nur Mardas,Tegakkan Aturan ASN, Jabatan Kabid Cipta Karya PUPR Harus di isi yang memenuhi persyaratan.
Kuasa Hukum Korban Memohon Perhatian Kapolda Maluku dalam Penanganan Dugaan KDRT yang Diduga Dilakukan Oknum Brimob DB
LSM Ancam Demo Kejari SBB, Desak Tersangka Kasus SPPD Fiktif Rp2 Miliar Segera Ditetapkan
Polres SBB Dukung Pernyataan Kesepakatan Rapat, Pertikaian Dusun Katapang dan Olas Diselesaikan Melalui Mediasi
Benhur: Rekomendasi BPK Harus Menjadi Prioritas Perbaikan Pemerintahan Daerah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 10:07 WIT

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

Thursday, 11 June 2026 - 10:04 WIT

PAN Maluku Konsolidasi Besar, SK DPD Tual dan Maluku Tengah Diserahkan di Jakarta

Thursday, 11 June 2026 - 10:01 WIT

KNPI Kabupaten Buru Dukung Langkah Pemda dalam Konsultasi Publik RPPLH

Wednesday, 10 June 2026 - 17:07 WIT

Lsm Desak Gubernur Maluku copot Nur Mardas,Tegakkan Aturan ASN, Jabatan Kabid Cipta Karya PUPR Harus di isi yang memenuhi persyaratan.

Tuesday, 9 June 2026 - 14:16 WIT

Kuasa Hukum Korban Memohon Perhatian Kapolda Maluku dalam Penanganan Dugaan KDRT yang Diduga Dilakukan Oknum Brimob DB

Berita Terbaru

Daerah

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

Thursday, 11 Jun 2026 - 10:07 WIT