IM, Tual-
Tim gugus penangan Covid-19 Kota Tual melakukan pemeriksaan terhadap penumpang KM.Nggapulu di pelabuhan Yos Seodarso Tual 31/03/2020.
“Sesuai daftar resmi manifes dari pihak PELNI kepada tim gugus kota tual, Penumpang yang dari Jakarta, Surabaya, Massar, Babau dan Ambon dengan KM.Nggapulu tujuan kota tual sebanyak 645 penumpang,” kata sekertaris tim gugus Moksen Ohoiyuf kepada media Infomaluku.News.com
Memang ada tambahan di atas KM.Ngapulu yang tidak terdata sehingga mungkin jumlah penumpang itu agak sedikit bertambah. “Pada saat pemeriksaan berjalan sesuai data dari tim medis di lapangan di temukan ada satu penumpang yang kondisi kesehatan di atas normal singgah sementara diisolasi disini untuk rujukan lebih lanjut, penumpang tersebut jenis kelamin laki-laki alamat kota tual, berusia dewasa,” ungkapnya.
“Penumpang yang turun dari KM.Nngapulu di pelabuhan Yos Soedarso tual selesai pemeriksaan tim gugus mengarahkan para penumpang ke dua tempat yang sudah disiapkan oleh tim gugus tugas untuk melakukan Check Up serta pengisian folmulir Indentitas dan penandatangan surat pernyataan lebih lanjut dari penumpang KM.Nggapulu agar memastikan penumpang yang turun di kota tual tidak terpapar Covid-19,” tambahnya.
Menurut dia, penumpang akan menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari sesuai dengan prosudur yang ada. Jumlah karantina mandiri di rumah sebanyak 588 penumpang, kemudian ada 20 penumpang yang belum di periksa olah tim gugus tugas,
Selain itu ada 154 penumpang menjalani karantina di dua tempat yang sudah disiapkan oleh tim gugus tugas. “74 penumpang menjalani karantina di gedung LPTQ, dan 80 dikarantina di gedung sekolah SMP 3 desa Ohoitahait kecamatan dullah utara kota tual,” tegasnya.
“Ada 14 penumpang KM. Sabuk Nusantara yang datang dari ambon dan menjalani pemeriksaan dari tim medis dan di tampung di gedung LPTQ,” jelas Ohoiyuf.
“Selain KM.Nggapulu ada Kapal-kapal penumpang lain yang masuk di kota tual berasal dari daerah Zona merah atau terjangkit Covid-19 akan di bawah ke gedung LPTQ agar pemeriksaan serius oleh tim medis gugus tugas dan mengikuti prosudur yang sudah ada,” harapnya.
Himbauan kepada masyarakat agar membantu pemerintah dalam melaksakan tugas pencegahan Covid-19 ini dan kita tetap kontrol. Nomor kontak tim gugus tugas yang dibagikan ke semua RT/RW, disebarkan juga di akun facebook, instagram.
Setiap ada informasih ada orang baru yang masuk di kota tual secepatnya melapor ke tim gugus tugas agar penanganya lebih cepat,(FR)






