IM-Ambon;- Pelaksanaan MTQ ke XXIX tingkat Provinsi yang di pusatkan di tanah Dulan lolat dari 18-24 maret 2022 di kabupaten kepulauan tanimbar (KKT) merupakan suatu kebanggaan dan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan tanimbar, di bawa Pemerintahan Bupati (Bapak Petrus Fatlolon).
Karena dengan presentase masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar dari 100% penduduk Muslim hanya 8% sedangkan Kristen 92% tetapi Bupati (bapak Petrus Fatlolon) dengan perhatian dan kepedulian serta niatan mulia, sehingga KKT bersedia sebagai tuang ruamh MTQ ke XXIX tingkat Provinsi Maluku beberapa bulan lalu,,
Saya menilai Bupati (Bapak Petrus Fatlolon) adalah Bapak toleransi,, yang memiliki kepedulian dan perhatian yang sangat besar terhadap masyarakat Muslim, karena di daerah KKT toleransi antar umat beragama sangat kuat, dan harmoni yang sangat luar biasa, yang tertanam sejak leluhur.
Bahkan, ketua panitianya seorang pastor yang merupakan Wakil Uskup untuk wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, sedangkan wakilnya adalah Ketua Klasis Gereja Protestan wilayah Tanimbar Selatan dan Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
MTQ ke-XXIX di Kabupaten Kepulauan Tanimbar adalah contoh bahwa hal ini menggambarkan tinggkat toleransi dan rasa persaudaraan antar umat beragama begitu erat di Kepulauan Tanimbar. Semua pihak, baik umat Kristen maupun Muslim bahu-membahu, bekerjasama demi terselenggaranya dan sukseskan kegiatan MTQ tersebut.
Kata aktivis OKP PII ini kepada infomaluku.com 3/3 mengucapkan banyak terima kasihnya kepada Bupati (Bapak Petrus Fatlolon) adalah Bupati terbaik,, dengan perhatian dan kepedulianya yg sangat besar terhadap masyarakat muslim di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,,
Sebagai aktivitas OKP PII, Hasan Pelu, mengatakan bahwa kerukunan dan kedamaian di Tanimbar merupakan level tertinggi yang telah dijaga dan dipelihara sejak dahulu.
“Hidup rukun dan damai adalah kehormatan dan level tertinggi bagi orang Tanimbar yang telah dipelihara sejak leluhur. Karena itu, suara Adzan dari Masjid, suara khotbah Pendeta, suara khotbah Pastor dari gereja-gereja, suara toa dari Masjid-Masjid telah menjadi Pesan Ilahi yang harmoni, dan menghiasi hidup bersama di negeri Lelemuku, bumi Duan-Lolat, di Tanimbar
Sehingga tingkat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama yang tinggi di bumi Duan-Lolat dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Saya ucapakan banyak terima kasih kepada Bupati (Bapak Petrus Fatlolon) Buapti terbaik, dan pemuka-pemuka Agama baik Kristen maupun Muslim di KKT, yang selalu menjaga hubungan harmoni dan persaudaraan sejak leluhur sampai hari ini,,
Hal ini menjadi contoh terbaik bagi seluruh masyarakat Maluku,, sampai anak cucu kita,, dan masyarakat Indonesia secara umum.Pungkasnya(IM03)






